Siwindu.com – Destinasi wisata legendaris Obyek Wisata Cibulan kembali menunjukkan daya tariknya dengan berbagai pembaruan signifikan. Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan yang terkenal dengan keberadaan Ikan Dewa ini tampil lebih modern tanpa meninggalkan nilai historis yang melekat kuat sejak puluhan tahun lalu.
Pengembangan yang dilakukan sepanjang 2025 hingga awal 2026 menghadirkan dua spot unggulan baru, yakni Taman Narayana dan Situ Batu Gajah. Kehadiran keduanya menjadi warna baru yang memperkaya pengalaman wisata, tidak hanya bagi wisatawan lokal tetapi juga mancanegara.
Manajer Obyek Wisata Cibulan, Iwan Waryono, menyebut pembenahan ini merupakan bagian dari komitmen pengelola dalam meningkatkan kualitas destinasi. Di bawah pengelolaan Tim Pelaksana Khusus Desa Manis Kidul, Cibulan kini diarahkan menjadi wisata terpadu berbasis alam, budaya, dan sejarah.
Menurutnya, daya tarik utama seperti kolam ikan dewa, Sumur Tujuh, serta kolam peninggalan era kolonial yang dibangun sejak 27 Agustus 1939 tetap dipertahankan sebagai identitas utama. Namun kini, pengunjung juga dapat menikmati lanskap baru yang lebih tertata dan estetis.
Situ Batu Gajah yang dulunya sempat tertutup bangunan kini kembali difungsikan sebagai ruang terbuka alami. Embung ini menawarkan panorama air yang tenang dengan fasilitas gazebo gratis di sekelilingnya, menjadikannya lokasi ideal untuk bersantai.
Tak jauh dari area tersebut, terdapat Situs Batu Gajah yang diyakini memiliki nilai historis, berkaitan dengan perjalanan kerajaan-kerajaan besar di tanah Sunda seperti Kerajaan Pajajaran dan Kerajaan Galuh.
Sementara itu, Taman Narayana hadir sebagai ruang hijau baru dengan jalur pedestrian yang nyaman. Dilengkapi bangku taman dan pepohonan rindang, kawasan ini cocok untuk aktivitas santai hingga berburu spot foto.
Pantauan di lapangan menunjukkan lonjakan minat wisatawan. Selain pengunjung domestik, wisatawan asing dari Tiongkok hingga Eropa juga mulai berdatangan. Harga tiket yang terjangkau menjadi salah satu faktor pendukung, di samping peningkatan fasilitas dan kenyamanan kawasan.
Dengan luas area sekitar 5 hektare yang didukung sumber mata air alami, Cibulan kini memiliki lima kolam renang untuk berbagai usia. Kapasitas kunjungan pun meningkat, diperkirakan mampu menampung hingga 6.000 wisatawan.
Tak hanya menyuguhkan keindahan alam, Cibulan juga tetap menjaga tradisi budaya. Ritual tahunan seperti Upacara Kawin Cai masih rutin digelar, serta praktik mandi mujarobat yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat.
Dengan perpaduan antara pembaruan fasilitas, pelestarian budaya, dan penguatan nilai sejarah, Cibulan semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kuningan yang layak dikunjungi.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
