Harjad ke-528 Kuningan Dipastikan Lebih Meriah dari Tahun Lalu, Ini Rangkaian Agendanya

Siwindu.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-528 Kuningan tahun 2026 akan dikemas lebih meriah, kreatif dan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”, berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk menghadirkan hiburan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk ikut terlibat.

Menariknya, seluruh rangkaian Harjad ke-528 Kuningan tahun ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana MSi, yang ditunjuk Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi selaku Ketua Hari Jadi.

Uu, panggilannya, mengatakan, konsep perayaan tahun ini disusun sesuai arahan Bupati agar Harjad Kuningan tidak berlangsung monoton dan hanya menjadi agenda seremonial.

“Tahun ini kita ingin Hari Jadi Kuningan tidak monoton,” ujar Uu usai rapat koordinasi Harjad, belum lama ini, didampingi Kabag Prokompim Setda Kuningan, Ucu Sukmawati yang juga dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Hari Jadi.

Menurutnya, sejumlah agenda sengaja dikemas dengan konsep baru agar lebih berkesan, menyentuh langsung masyarakat, mendidik sekaligus menghibur.

Salah satunya adalah Karnaval Budaya yang mengangkat sejarah Kuningan dari masa ke masa. Para camat akan menampilkan tema sejarah dengan kostum yang disesuaikan dengan zamannya.

Karnaval juga akan dimeriahkan peserta lainnya dengan berbagai penampilan yang menghibur. Rutenya dimulai dari Bunderan Cijoho menuju Taman Kota Kuningan.

“Kita berharap dengan konsep seperti ini antusiasme masyarakat dalam melihat pawai lebih meningkat,” terang Sekda.

Inovasi lainnya hadir pada agenda pameran pembangunan yang setiap tahun digelar. Tahun ini, kegiatan tersebut digantikan dengan Ciremai Coffee Culture “Melesat Bersama Aroma Kopi”.

Ajang tersebut menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk unjuk gigi sekaligus memperkenalkan potensi kopi dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.

Uu yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian menyebut potensi kopi Kuningan sangat besar.

Pada 2025, produksi kopi Kuningan mencapai sekitar 1.157 ton, terbesar kedua di Jawa Barat untuk jenis robusta. Selain robusta, Kuningan juga memiliki varietas arabika hingga liberika.

Baca Juga:  Kado Harjad ke-527, Pemkab Kuningan Lunasi Tunda Bayar Rp96,7 Miliar

“Kita tahu potensi Kopi Kuningan itu besar. Ajang ini akan menjual berbagai komoditas kopi dalam berbagai bentuk minuman dan makanan,” ujarnya.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM.

Nuansa budaya juga semakin kuat melalui agenda Seba Sapton dan Babarit yang tahun ini dikemas dalam satu rangkaian acara.

Jika sebelumnya kedua kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpisah, tahun ini prosesi Seba Sapton akan dirangkaikan dengan Babarit dalam sebuah helaran budaya.

Rangkaian tersebut akan berlangsung dari Taman Kota menuju Pendopo Kuningan pada Sabtu, 5 September 2026, mulai siang hingga sore hari.

“Ketika prosesi pemberian Seba dari kademangan untuk Raja, akan dikembalikan kepada masyarakat dalam prosesi Babarit,” jelas Uu.

Sejak awal, pelibatan masyarakat juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Harjad tahun ini. Salah satunya dalam penentuan logo Harjad yang dilakukan melalui pemilihan sejumlah desain grafis terbaik, kemudian hasil karya tersebut diserahkan kepada masyarakat untuk dinilai.

Kemasan Harjad ke-528 Kuningan juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pesohor nasional yang merupakan sahabat Bupati Kuningan.

Di antaranya Charlie Van Houten, Bedu, Ohang, Ceu Popon, Yana Marvells, Rudy Caffeine, Sandri dan Sandro Karamoy, serta sejumlah artis ibu kota lainnya.

Mereka dijadwalkan turut memeriahkan sejumlah agenda, mulai dari Kirab Delman Hias dari Pendopo menuju Gedung DPRD, Sidang Paripurna Hari Jadi, Hiburan Rakyat hingga kegiatan Bupati Saba Lembur.

“Intinya, seluruh rangkaian kegiatan kita pastikan untuk memberikan kegembiraan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” tegas Sekda.

Tak hanya pemerintah, pihak swasta juga dilibatkan untuk ikut menyemarakkan Harjad melalui program potongan harga.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 500.2/1775/2026 tentang Pemberlakuan Program Potongan Harga atau Diskon Barang di Toko Modern, Pusat Perbelanjaan dan Perhotelan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-528 Kuningan.

Diskon dapat dinikmati masyarakat pada rumah makan, kafe, hotel hingga tiket wahana rekreasi.

Baca Juga:  Nuzul Rachdy Pastikan Acara “Hura-hura” Harjad Kuningan Dibatalkan

“Besaran diskon dengan kisaran antara 10 hingga 70 persen, sesuai kebijakan internal mereka, berlangsung di 1 hingga 2 September 2026. Semua event selain menghibur masyarakat, juga diharapkan berdampak pada peningkatan perekonomian terutama pelaku UMKM,” ungkap Uu.

Sementara itu, Ucu Sukmawati menjelaskan, rangkaian Harjad ke-528 Kuningan sebenarnya telah dimulai sejak 1 Agustus 2026 melalui Kick Off Turnamen Sepakbola Bupati Cup.

Kemudian dilanjutkan dengan pencanangan Gema Saumima (Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam) pada 21 Agustus.

Pada 26 Agustus digelar Haul Syekh Maulana Akbar, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, istighosah atau doa bersama dan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Solmed.

Selanjutnya, pada 27 Agustus dilaksanakan ziarah ke makam leluhur dan makam para Bupati Kuningan terdahulu, baik yang berada di Kuningan maupun luar Kuningan. Tahun ini, ziarah menjangkau hingga 21 makam.

Rangkaian ziarah dilanjutkan ke makam Sunan Gunung Djati pada Senin, 31 Agustus.

Memasuki 1 September, agenda utama berupa Sidang Paripurna Hari Jadi. Pada sore harinya dilaksanakan Final Bupati Cup di Stadion Mashud yang akan dimeriahkan Persib Legend. Malam harinya, masyarakat akan dihibur Charlie Van Houten dan kawan-kawan.

Kemudian pada 3 September digelar Khitanan Massal di RSUD Linggajati.

Sehari berikutnya, 4 September, Ciremai Coffee Culture resmi dibuka dan berlangsung selama tiga hari.

Pada 5 September siang, Seba Sapton dan Babarit akan digelar dalam satu rangkaian helaran budaya.

Berikutnya, 6 September, masyarakat akan diajak mengikuti Melesat Run dengan hadiah menarik berupa dua tiket umrah dan satu unit sepeda motor.

Agenda berlanjut dengan Bupati Saba Lembur di Desa Subang pada 8 September dan Desa Mandirancan pada 10 September.

Seluruh rangkaian Harjad ke-528 Kuningan kemudian ditutup dengan Karnaval Budaya pada Minggu, 13 September 2026.

Dengan konsep yang lebih variatif tersebut, Pemkab Kuningan berharap Harjad ke-528 tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan sejarah daerah, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan, hiburan, promosi potensi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *