Siwindu.com – Siapa yang akan memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Kuningan nantinya bukan ditentukan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) ataupun Musyawarah Daerah (Musda).
Kewenangan penetapan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kuningan sepenuhnya berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Hal tersebut ditegaskan Bambang Hari Murti, S.E., dari Korps Gerindra Masa Depan (GMD), Senin (28/9/2026).
Menurut Bambang, mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem organisasi Partai Gerindra yang memiliki karakter kepemimpinan terpusat.
“Penetapan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kuningan adalah ranah kewenangan DPP Partai Gerindra. Perlu dipahami, Gerindra adalah partai komando. Siapa pun nanti yang ditunjuk oleh DPP sebagai Ketua DPC, siap atau belum siap, wajib siap mengemban amanah tersebut,” tegas Bambang.
Ia menjelaskan, Gerindra tidak menggunakan mekanisme Muscab atau Musda untuk menentukan Ketua DPC. Nama yang akan memimpin partai di tingkat kabupaten ditetapkan langsung oleh pimpinan pusat.
Namun, Bambang menegaskan, kewenangan DPP tersebut bukan berarti penunjukan dilakukan tanpa pertimbangan.
Menurutnya, terdapat sejumlah kriteria yang menjadi bahan evaluasi sebelum DPP menentukan sosok yang dipercaya memimpin partai di daerah.
“Selain wajib berstatus kader partai yang telah teruji, DPP juga menimbang hal-hal lain yang sangat mendasar. Antara lain tingkat elektabilitas di tengah masyarakat, kredibilitas dan integritas pribadi, serta sejauh mana kontribusi nyata yang telah diberikan kepada partai selama ini,” ungkapnya.
Bambang juga memberikan penekanan mengenai karakter kepemimpinan yang dibutuhkan di tubuh Gerindra.
Menurut dia, menjadi bagian dari Gerindra, terlebih dipercaya sebagai Ketua DPC, bukan sekadar persoalan jabatan struktural. Pemimpin partai harus siap bekerja langsung di tengah masyarakat dan membangun kedekatan dengan rakyat.
Ia menilai, kepemimpinan partai tidak cukup hanya dengan aktivitas seremonial, tampil di ruang publik, berfoto, atau sekadar membangun citra.
“Orientasi kami adalah kerja nyata. Kepentingan rakyat itu nomor satu, di atas segalanya. Jangan sampai partai ini dijadikan kendaraan politik untuk kepentingan pribadi atau golongan semata,” tegasnya.
Bambang menyebut prinsip tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya keberpihakan partai kepada rakyat.
Karena itu, sosok yang nantinya dipercaya DPP untuk memimpin Gerindra Kuningan diharapkan mampu menjalankan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga dekat dengan masyarakat.
“Yang dibutuhkan adalah sosok yang teguh, dekat dengan rakyat, bekerja nyata dan memiliki komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
