Atif Mukhlis Kawal Aspirasi Rp150 Juta untuk Jalan Usaha Tani di Cinagara

Siwindu.com – Perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat desa diwujudkan anggota DPRD Kabupaten Kuningan, H Atif Mukhlis SAg MSi, melalui program pokok-pokok pikiran (pokir) atau aspirasi tahun anggaran 2026.

Kali ini, aspirasi tersebut direalisasikan melalui pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, dengan alokasi anggaran sebesar Rp150 juta.

Bagi Atif, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses yang menunjang kegiatan pertanian, sekaligus mempermudah mobilitas warga.

“Jalan ini sangat penting. Selain menunjang kegiatan usaha tani, juga menjadi jalan alternatif bagi masyarakat, terutama ketika akses utama digunakan untuk kegiatan warga,” ujar Atif, Jumat (9/10/2026).

Jalan usaha tani tersebut berada di jalur Dusun Cisoka I Puhun, Desa Cinagara, yang menghubungkan kawasan dusun dengan Jalan Karanganyar-Langseb. Keberadaan akses tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi petani dalam menjalankan aktivitasnya sekaligus membantu masyarakat ketika membutuhkan jalur alternatif.

Pembangunan ini juga tidak terlepas dari dukungan warga. Atif menjelaskan, rencana pembukaan jalan berawal dari musyawarah yang melibatkan tokoh masyarakat, lembaga desa, perangkat desa, serta warga pemilik lahan.

Dari proses tersebut, sejumlah pemilik tanah secara sukarela mengikhlaskan sebagian lahannya untuk digunakan sebagai akses jalan. Partisipasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.

Atif pun mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang bersedia mendukung pembangunan infrastruktur di lingkungannya. Menurut dia, kolaborasi antara masyarakat dan pihak-pihak terkait sangat dibutuhkan agar kebutuhan pembangunan di desa dapat direalisasikan.

Anggota Dewan dari PDIP ini berharap tanah yang telah diikhlaskan warga tidak hanya bermanfaat untuk kepentingan saat ini, tetapi juga memberikan dampak positif bagi generasi berikutnya.

Baca Juga:  Warga Kuningan Timur Soroti Usulan Pokir Ternak, Bupati Diminta Lebih Selektif

“Semoga lahan yang telah diikhlaskan masyarakat ini membawa manfaat luas bagi lingkungan sekitar dan menjadi amal jariah bagi para pemiliknya,” tuturnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan pembangunan, pemeriksaan lapangan dilakukan Jumat (9/10/2026). Atif turut mendampingi pengecekan bersama pengawas pekerjaan JUT, Ujang, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Ucen, serta Kepala UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Lebakwangi, Rusmana.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencocokkan hasil pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), terutama pada konstruksi tembok penahan tanah (TPT).

Dari hasil pengukuran yang disampaikan pengawas, kedalaman rata-rata TPT mencapai 70 sentimeter, sedangkan RAB menetapkan kedalaman 60 sentimeter. Adapun tinggi dan lebar konstruksi disebut telah sesuai dengan ketentuan dalam perencanaan.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan sesuai dengan RAB. Untuk TPT, tinggi dan lebarnya sesuai. Kedalaman rata-rata hasil pengukuran mencapai 70 sentimeter, sedangkan dalam RAB tercantum 60 sentimeter,” jelas Ujang.

Meski demikian, Atif mengakui anggaran Rp150 juta yang dialokasikan untuk pembangunan jalan usaha tani tersebut belum mencukupi seluruh kebutuhan pekerjaan secara maksimal. Sebab, pekerjaan tidak hanya meliputi badan jalan, tetapi juga konstruksi pendukung, termasuk saluran air.

Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur secara menyeluruh. Namun, ia berharap pembangunan yang telah direalisasikan melalui program aspirasi tersebut tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cinagara.

Atif juga menyampaikan apresiasi atas sambutan positif warga terhadap pembangunan jalan tersebut. Baginya, dukungan masyarakat menjadi dorongan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan gembira. Mudah-mudahan jalan usaha tani ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *