Puluhan KTH Turun Tangan Bersihkan Eceng Gondok, Dukung Pemkab Selamatkan Waduk Darma

14 detik ago 1 Dilihat

Siwindu.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan menangani ledakan eceng gondok di Waduk Darma terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Kelompok Tani Hutan (KTH) yang tergabung dalam Paguyuban Silihwangi Majakuning.

Sebanyak 50 anggota KTH dari desa-desa penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai diterjunkan dalam aksi gotong royong massal pembersihan eceng gondok bersama Bupati Kuningan di kawasan Waduk Darma, Sabtu (13/6/2026).

Keterlibatan para petani hutan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan eceng gondok bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga kepedulian bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan sektor pariwisata yang menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Kuningan.

Ketua Paguyuban Silihwangi Majakuning, H Nandar Junar Arif SHut, mengatakan pihaknya merasa terpanggil untuk ikut terlibat karena Waduk Darma merupakan bagian dari ekosistem yang harus dijaga bersama. Selain sebagai kawasan wisata, waduk tersebut juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

“Ini merupakan ekosistem kita juga, lingkungan kita juga. Kami merasa terpanggil dan berkewajiban untuk menjaga lingkungan ini,” ujar Nandar di sela kegiatan.

Menurutnya, penyebaran eceng gondok yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai persoalan serius. Selain mempercepat proses sedimentasi yang berpotensi mengurangi kapasitas tampung waduk, tumbuhan air tersebut juga dapat mengganggu keseimbangan ekologi perairan.

“Dampaknya cukup besar. Selain mempercepat sedimentasi waduk, secara ekologis eceng gondok juga memengaruhi kadar oksigen di dalam air. Itu yang menjadi perhatian kami,” katanya.

Dalam aksi tersebut, Paguyuban Silihwangi Majakuning mengerahkan anggota dari lima KTH perwakilan yang berasal dari Desa Cisantana, Puncak, Sagarahiang, Karangsari, dan Gunungsirah. Kelima kelompok tersebut merupakan bagian dari 28 KTH yang berada di bawah naungan paguyuban.

Baca Juga:  Didukung UGJ, Paguyuban KTH Silihwangi Majakuning Perkuat Ekologi dan Ekonomi Desa Penyangga Ciremai

Tak hanya menghadirkan tenaga relawan, mereka juga membawa berbagai sarana pendukung untuk mempercepat proses pembersihan. Sedikitnya dua unit dump truck, satu kendaraan pikap, 300 karung, serta 10 garpu disiapkan guna membantu pengangkutan eceng gondok yang berhasil diangkat dari perairan.

Nandar menilai kondisi eceng gondok di Waduk Darma saat ini sudah cukup mengkhawatirkan karena sebagian area perairan mulai didominasi oleh gulma tersebut. Karena itu, ia mengapresiasi langkah kolaboratif yang digagas Pemkab Kuningan dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kondisinya memang sudah cukup dominan. Mudah-mudahan dengan penanganan bersama seperti ini, eceng gondok yang menutupi perairan bisa teratasi dan diangkat sehingga fungsi waduk dapat kembali optimal,” tuturnya.

Ia berharap gerakan pembersihan yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam menjaga Waduk Darma sebagai aset lingkungan, sumber penghidupan masyarakat, sekaligus destinasi wisata unggulan Kabupaten Kuningan.

“Ngajaga alam, miara kahirupan. Bersama menjaga Waduk Darma untuk lingkungan yang lestari dan pariwisata yang semakin maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *