Siwindu.com – Turnamen Voli Putri Perang Bintang Baraya Nuzul Rachdy (BNR) menjelma menjadi salah satu ajang paling bergengsi di Kabupaten Kuningan.
Digelar di Lapangan Voli BNR, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Sabtu (18/7/2026), turnamen ini menghadirkan deretan atlet nasional hingga pemain Proliga yang membuat atmosfer pertandingan terasa layaknya kompetisi profesional.
Sebanyak delapan tim terbaik dari berbagai daerah, seperti Kuningan, Majalengka, Cirebon, Ciamis, hingga Bandung, saling beradu kemampuan. Klub-klub seperti BNR, ARP Ciherang, Atmaza, PJKR Universitas Muhammadiyah Kuningan, M Galuh, dan tim unggulan lainnya menyuguhkan pertandingan berkualitas yang menghibur ratusan penonton.
Daya tarik utama turnamen ini adalah hadirnya sejumlah pemain nasional. Di antaranya Clarissa Thomas yang baru kembali dari kompetisi di Thailand, Wa Ode Ardiana, Tiara Sanger, serta beberapa atlet Proliga lainnya. Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan kualitas pertandingan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para atlet muda yang ikut ambil bagian.
Ketua DPRD Kabupaten Kuningan sekaligus Ketua PBVSI Kuningan, Nuzul Rachdy, mengatakan Turnamen Perang Bintang BNR merupakan bentuk komitmen untuk terus memajukan olahraga bola voli, khususnya di Kabupaten Kuningan.
“Momentum ulang tahun BNR kami isi dengan kegiatan positif melalui Turnamen Perang Bintang Voli Putri. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa, apalagi pertandingan diperkuat para pemain Proliga dan atlet nasional,” ujar Nuzul didampingi Ketua Wanoja Kuningan, Indah Nuraliah.
Menurutnya, kehadiran atlet-atlet papan atas diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus media belajar bagi pemain-pemain muda daerah agar semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan.
Ia juga berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi antarklub voli di wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya.
“Yang kami bangun bukan hanya kompetisinya, tetapi juga proses pembinaannya. Kami ingin semakin banyak atlet muda Kuningan yang memiliki kesempatan berkembang hingga mampu bersaing di level nasional,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan, BNR bersama Wahana Ajaib juga telah membuka Sekolah Voli yang telah berjalan sekitar dua bulan dengan pusat latihan di GOR Ewangga Kuningan. Program tersebut menjadi wadah pembinaan usia dini yang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.
Melalui turnamen berkualitas yang menghadirkan pemain nasional serta pembinaan yang berkesinambungan, BNR menunjukkan komitmennya untuk ikut membangun prestasi bola voli di Kabupaten Kuningan. Turnamen ini pun diharapkan menjadi agenda bergengsi yang terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet potensial untuk bersaing di tingkat nasional hingga profesional.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
