Siwindu.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Garawangi bergerak cepat menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kuningan beberapa hari lalu. Berbagai pembenahan langsung dilakukan, mulai dari pembersihan area dapur, langit-langit bangunan, hingga penataan fasilitas penunjang operasional.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pengelola dalam memenuhi seluruh rekomendasi yang disampaikan Tim Satgas MBG saat melakukan inspeksi terhadap standar kebersihan, sanitasi, dan kesiapan operasional SPPG.
Kepala SPPG Garawangi, Bambang Hari Murti, didampingi PIC Mitranya, Rany Febriani, mengatakan seluruh catatan hasil sidak telah menjadi perhatian serius dan langsung ditindaklanjuti.
“Seluruh masukan dari Tim Satgas MBG kami terima sebagai bahan evaluasi. Kami langsung melakukan pembersihan menyeluruh, termasuk membersihkan langit-langit dapur dan sisa-sisa sampah yang sebelumnya menjadi temuan saat sidak,” ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, kebersihan dapur merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas makanan bergizi yang diproduksi setiap hari. Karena itu, pengelola berkomitmen menjaga lingkungan kerja tetap bersih, higienis, dan sesuai standar keamanan pangan.
Selain membersihkan langit-langit dapur, pihaknya juga melakukan penataan ulang area kerja serta membersihkan sisa-sisa sampah di lingkungan operasional agar aktivitas pengolahan makanan berlangsung lebih optimal.
Bambang menuturkan, evaluasi dari Satgas MBG menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terlebih dalam waktu dekat jumlah penerima manfaat di SPPG Garawangi akan bertambah.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan dari Satgas MBG. Pengawasan seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan seluruh proses pengolahan makanan tetap memenuhi standar higienitas,” katanya.
SPPG Garawangi saat ini melayani 2.335 penerima manfaat dan diproyeksikan meningkat menjadi 3.114 penerima manfaat. Dengan bertambahnya cakupan layanan tersebut, pengelola memastikan kualitas gizi, kebersihan, serta keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama.
Sebelumnya, Satgas MBG Kabupaten Kuningan menemukan sejumlah hal yang perlu disempurnakan saat melakukan sidak, di antaranya kebersihan area dapur, pengelolaan sampah operasional, serta beberapa fasilitas pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Satgas juga menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima manfaat tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun standar higienitas dalam penyediaan makanan bergizi.
Melalui pembenahan yang telah dilakukan, SPPG Garawangi berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam meningkatkan kualitas gizi dan menekan angka stunting di Kabupaten Kuningan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
