Siwindu.com – Warga Dusun Puhun, Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan seorang Nenek berinisial R (77) yang meninggal dunia di dalam sumur, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban ditemukan di dalam sumur yang berada di area belakang samping kediamannya dalam kondisi posisi kepala berada di dalam air, sementara bagian kaki mengapung.
Kapolsek Cidahu, AKP Amdan Saleh, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh menantu korban yang merasa khawatir karena tidak mendapati korban di dalam rumah pada pagi hari.
”Sekitar pukul 05.00 WIB, saksi mencari keberadaan korban di rumah karena khawatir terjadi sesuatu. Namun, ketika dicari, korban tidak ditemukan,” ujar AKP Amdan Saleh dalam keterangannya kepada wartawan.
Menantu korban kemudian meminta bantuan anak korban untuk melanjutkan pencarian. Saat menyisir bagian dalam rumah, anak korban mendapati adanya bercak darah di area dapur.
”Anak korban kemudian mengikuti bercak darah tersebut hingga mengarah ke sumur yang berada di belakang samping rumah. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur,” ungkap Kapolsek.
Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga segera meminta pertolongan warga sekitar dan perangkat desa. Tubuh korban kemudian dievakuasi dari dalam sumur sebelum dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Inafis Polres Kuningan bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalimanggis langsung mendatangkan lokasi, guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis awal terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan, penanganan kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang sebenarnya.
”Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka di beberapa bagian tubuh korban. Untuk dugaan maupun penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Kami masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia,” tegas AKP Amdan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat luas agar tetap tenang, menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, serta tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum seluruh rangkaian investigasi kepolisian rampung.
”Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganannya kepada pihak kepolisian,” imbaunya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
