Siwindu.com – Gelombang aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 28 hingga 31 Agustus 2025 di sejumlah daerah menyisakan duka mendalam. Data per 1 September 2025 yang dihimpun dari berbagai sumber, sedikitnya delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat terlibat maupun terdampak dalam aksi tersebut.
Mereka adalah Affan Kurniawan (21) pengemudi ojek online asal Jakarta, Rusmadiansyah (26) pengemudi ojek online Makassar, Sumari (60) tukang becak asal Surakarta, Rheza Sendy Pratama (21) mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Sarinawati (26) pegawai DPRD Makassar, Saiful Akbar (43) Plt Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Makassar, M Akbar Basri (26) pegawai DPRD Makassar; dan Budi Haryadi (30) anggota Satpol PP Kota Makassar.
Kepergian mereka menambah panjang daftar korban jiwa dalam aksi unjuk rasa yang menuntut perubahan di berbagai sektor. Tidak hanya mahasiswa dan pekerja informal, tetapi juga aparatur sipil negara ikut menjadi korban, termasuk sejumlah aparat keamanan korban luka-luka.
Tragedi ini terjadi di tengah gelombang protes yang kian membesar di sejumlah kota besar Indonesia belakangan ini. Aksi demonstrasi yang awalnya digerakkan mahasiswa, kini merembet ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pekerja transportasi daring, buruh, hingga aparatur daerah.
Di Jakarta, ribuan massa tumpah ruah di sekitar kawasan DPR RI. Di Makassar, Surabaya, Yogyakarta, hingga Bandung, demonstrasi berlangsung dengan tensi tinggi, bahkan memicu bentrokan dengan aparat.
Kemarahan publik dipicu oleh sejumlah isu nasional, mulai dari dugaan skandal politik di parlemen, kondisi ekonomi yang kian terjepit, hingga polemik kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat.
Gelombang protes besar ini pun memunculkan kekhawatiran terjadinya eskalasi yang lebih luas. Beberapa analis menilai, Indonesia tengah menghadapi salah satu ujian demokrasi paling berat pasca reformasi.
Namun, kini situasi berangsur mulai terkendali, setelah Presiden Prabowo Subianto turun tangan dengan menginstruksikan langsung Kapolri dan Panglima TNI untuk segera mengatasi situasi.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini