Usai Diksarmil Unhan, Rokhmat Ardiyan Video Call Ghany: Bawa Nama Baik Kuningan

Siwindu.com – Sebuah percakapan singkat melalui sambungan video menjadi momen berkesan bagi Ghany Aqeel Khairy, anak muda asal Kabupaten Kuningan yang baru saja menuntaskan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Diksarmil) Kadet Mahasiswa S-1 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Cohort 7 Tahun 2026.

Sesaat setelah mengikuti Upacara Penutupan Diksarmil dan Penetapan Kadet Mahasiswa S-1 Unhan RI di Stadion Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/8/2026), Ghany mendapat video call dari Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan.

Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, Ardiyan menyempatkan diri menghubungi Ghany untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan secara langsung.

Bagi Ardiyan, keberhasilan Ghany menuntaskan pendidikan dasar kemiliteran bukan sekadar pencapaian pribadi. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus Kabupaten Kuningan.

Karena itu, Ardiyan meminta Ghany tidak cepat berpuas diri. Perjalanan sebagai kadet Unhan RI masih panjang dan membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan serta tanggung jawab.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Tetap disiplin dan jalani setiap proses pendidikan dengan sebaik-baiknya,” pesan Ardiyan kepada Ghany.

Pesan tersebut disampaikan setelah Ghany bersama ratusan kadet lainnya resmi menyelesaikan salah satu tahapan penting sebelum melanjutkan pendidikan di Universitas Pertahanan.

Mahasiswa S-1 Unhan RI Cohort 7 Tahun 2026 dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo yang mewakili Menteri Pertahanan RI.

Dalam amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan Sekjen Kemhan, ditekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia pertahanan yang berkualitas untuk menghadapi perubahan lingkungan strategis yang berlangsung cepat dan dinamis.

Bagi Ghany, pesan yang disampaikan Ardiyan menjadi pengingat bahwa status sebagai kadet membawa tanggung jawab yang tidak ringan.

Lulusan SMAN 1 Mandirancan itu kini resmi menjadi Kadet Unhan RI Fakultas Farmasi Militer. Ia tidak hanya membawa cita-cita pribadi, tetapi juga nama keluarga dan daerah asalnya.

Baca Juga:  BTNGC dan H Rokhmat Ardiyan Tinjau Longsor di Cilengkrang, Tegaskan Bukan Dampak Pembangunan Joglo Arunika

Ardiyan pun secara khusus berpesan agar Ghany mampu menjaga nama baik tersebut selama menjalani pendidikan.

“Sebagai kadet asal Kuningan, harus bisa berbakti kepada keluarga, bangsa dan negara. Buat bangga Kabupaten Kuningan,” ujar Ardiyan.

Nasihat tersebut diterima Ghany dengan penuh rasa syukur. Saat video call berlangsung, Ghany didampingi kedua orang tuanya.

Di hadapan orang tuanya, Ghany menyampaikan terima kasih kepada Ardiyan yang masih memberikan perhatian dan meluangkan waktu untuk menghubunginya setelah pelaksanaan penutupan Diksarmil.

Bagi Ghany, perhatian tersebut menjadi motivasi tersendiri untuk menghadapi tahapan pendidikan berikutnya.

Ia berkomitmen menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan serta berusaha memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Ghany juga menyadari bahwa setiap sikap dan tindakannya selama menjadi kadet akan turut membawa nama keluarga dan Kabupaten Kuningan.

Karena itu, ia berjanji menjaga kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Saya akan berusaha menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan menjaga nama baik keluarga serta Kabupaten Kuningan,” ungkap Ghany.

Ghany berharap komunikasi dengan Rokhmat Ardiyan tidak berhenti pada percakapan melalui video call tersebut. Ia berharap tetap mendapatkan bimbingan, nasihat dan motivasi selama menjalani perjalanan panjang sebagai kadet sekaligus mahasiswa Unhan RI.

Sementara itu, perhatian yang diberikan Ardiyan menjadi bentuk dukungan terhadap generasi muda daerah yang tengah menempuh pendidikan untuk meraih masa depan.

Baginya, anak-anak muda Kuningan harus diberikan ruang dan dukungan agar mampu berkembang menjadi generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, kedisiplinan serta jiwa pengabdian.

Ghany menjadi salah satu putra daerah yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di lingkungan Unhan RI, sebuah kesempatan yang sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus berkembang dan memberikan manfaat.

Baca Juga:  HRA Serahkan 242 Sertifikat PIP di Cihirup, Serap Aspirasi hingga Tinjau Jalan Hasil Perjuangan di Wanasaraya

Setelah menyelesaikan Diksarmil di Akmil Magelang, Ghany bersama para kadet Cohort 7 dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Universitas Pertahanan pada Sabtu (29/8/2026) untuk melanjutkan pendidikan dan memulai perkuliahan.

Dari Akmil Magelang, Ghany akan melanjutkan perjalanan sebagai mahasiswa sekaligus kadet Fakultas Farmasi Militer Unhan RI.

Di pundaknya kini bukan hanya tersimpan cita-cita pribadi, tetapi juga harapan kedua orang tua dan kebanggaan daerah asalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *