Siwindu.com – Penanganan dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami siswa di wilayah Ciwaru memasuki tahap pemeriksaan sampel makanan. Sampel tersebut kini telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk diuji di laboratorium.
Insiden terjadi pada Senin (14/9/2026), setelah sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan seperti mual dan pusing. Mereka kemudian mendapat penanganan medis.
Dalam kejadian tersebut, tercatat 30 siswa mengalami keluhan, terdiri dari 29 siswa SMPN 2 Ciwaru dan 1 siswa SD. Sebanyak 15 siswa mendapat penanganan di Puskesmas Ciwaru, sedangkan 15 lainnya ditangani di sekolah dan diperbolehkan pulang.
Camat Ciwaru sekaligus Ketua Satgas MBG Kecamatan Ciwaru, Rusmiadi, mengatakan sampel makanan telah diserahkan kepada Dinkes dan diinformasikan akan diuji di laboratorium di Bandung.
“Sampel makanan sudah diserahkan ke Dinkes, infonya akan diuji lab di Bandung. Info Pak Kadis, hasilnya menunggu 14 hari,” kata Rusmiadi dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).
Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, SPPG penyuplai MBG tersebut dihentikan sementara sesuai surat dari Satgas MBG Kabupaten.
“Sesuai surat dari Satgas Kabupaten, (SPPG) dihentikan sementara,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lanjut terkait sampel makanan dalam insiden tersebut.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
