Siwindu.com – Insiden dugaan keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) yang dialami puluhan siswa di wilayah Ciwaru menjadi perhatian Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan, Hj Neneng Hermawati SE MA, meminta para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengelola dapur MBG melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Evaluasi tersebut mencakup aspek kebersihan, pengadaan pangan, variasi menu, hingga proses memasak dan pengemasan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah.
“Hal ini menjadi peringatan untuk para kepala SPPG dan pihak pengelola dapur MBG, agar melakukan evaluasi yang menyeluruh, baik dari sisi kebersihan, pengadaan pangan, variasi menu sampai proses masak dan packing makanan untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah harus aman, sehat, bersih dan bergizi,” ujar Neneng, Selasa (15/9/2026).
Neneng juga mendorong Tim Satgas MBG di tingkat kecamatan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.
Tak hanya itu, Komisi IV DPRD Kuningan memastikan akan kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur MBG.
“Kami juga Komisi IV akan melakukan sidak-sidak kembali ke dapur-dapur MBG, agar hal ini ke depan tidak terulang kembali,” tegas politisi PKB asal Desa Silebu Kecamatan Pancalang itu.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pengawasan agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kuningan tetap memenuhi standar keamanan, kebersihan, kesehatan dan gizi bagi para penerima manfaat.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
