Siwindu.com – Keluhan gejala flu belakangan cukup banyak dialami masyarakat di Kabupaten Kuningan. Kondisi tersebut juga terlihat dari cukup banyaknya pasien yang datang ke rumah sakit dengan keluhan yang menyerupai gejala flu.
Situasi itu turut mendapat perhatian Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan, Hj Neneng Hermawati SE MA. Ia meminta masyarakat tidak panik menyikapi munculnya isu terkait dugaan peningkatan kasus Influenza A.
Neneng mengingatkan, munculnya gejala seperti demam, batuk, pilek maupun keluhan saluran pernapasan belum tentu menunjukkan seseorang terjangkit Influenza A.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Jaga kesehatan dan jangan mudah resah dengan isu yang beredar. Gejala flu belum tentu termasuk penyakit Influenza A,” ujar Neneng, Rabu (30/9/2026).
Ia mengakui memang cukup banyak pasien di rumah sakit yang mengalami kondisi atau keluhan dengan gejala seperti flu. Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu langsung mengaitkan kondisi tersebut dengan Influenza A.
“Memang betul cukup banyak pasien di rumah sakit yang mengalami kondisi gejala seperti ini. Tapi ini bukan berarti semuanya Influenza A,” katanya.
Menurut Neneng, kondisi yang dialami masyarakat saat ini lebih menyerupai keluhan flu pada umumnya. Hanya saja, ia melihat masa pemulihan pada sebagian pasien berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya.
“Ini sepertinya flu biasa, hanya waktunya saja rata-rata agak lama,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Terlebih, penentuan jenis penyakit tidak cukup hanya berdasarkan gejala, melainkan memerlukan pemeriksaan medis apabila memang diperlukan.
Karena itu, Neneng mengajak masyarakat untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Menurutnya, menjaga kondisi tubuh menjadi langkah penting agar masyarakat tidak mudah terserang berbagai penyakit.
“Yang penting jangan panik. Tetap jaga kesehatan, istirahat yang cukup, makan makanan bergizi dan perhatikan kondisi tubuh,” ujarnya.
Neneng juga meminta masyarakat yang mengalami keluhan cukup berat, tidak kunjung membaik atau justru kondisinya semakin menurun untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kalau memang sakit dan kondisinya tidak membaik, jangan dibiarkan. Segera periksa ke tenaga kesehatan supaya bisa diketahui kondisi sebenarnya dan mendapatkan penanganan yang tepat,” katanya.
Menurutnya, kewaspadaan tetap diperlukan, tetapi tidak boleh berubah menjadi kepanikan. Masyarakat diharapkan dapat menyikapi informasi mengenai penyakit saluran pernapasan secara bijak dan tidak membuat kesimpulan sendiri.
“Jadi masyarakat jangan panik, tetapi juga jangan abai. Tetap waspada, jaga kesehatan dan segera berobat kalau memang membutuhkan penanganan,” pungkas Neneng.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
