Siwindu.com – Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan bergerak cepat menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan dan kondisi debit air bersih. Bersama jajaran PAM Tirta Kamuning dan pihak developer, Komisi II melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke empat titik kawasan perumahan di Kabupaten Kuningan, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk mengukur kualitas pelayanan air minum melalui jaringan perpipaan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Evaluasi yang dilakukan mencakup kualitas teknis air, meliputi kelancaran air, kejernihan, kualitas fisik air, dan tekanan air, serta evaluasi pelayanan dan penanganan keluhan seperti informasi gangguan, penanganan keluhan, hingga kesesuaian tarif.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, H Jajang Jana SHI, mengungkapkan, dari hasil peninjauan langsung ke lapangan dan dialog interaktif dengan warga, kondisi pelayanan air di titik-titik tersebut secara umum masih terpantau aman dan berjalan optimal.
”Alhamdulillah dari hasil komunikasi langsung dengan masyarakat, kondisinya masih dalam jalur yang aman. Namun, kita tidak boleh lengah. Kami memberikan masukan strategis agar setiap perumahan wajib memiliki reservoar atau bak penampung,” tegas Jajang.
Menurutnya, keberadaan bak penampung atau reservoar sangat krusial sebagai cadangan air ketika terjadi perbaikan saluran pipa atau kendala teknis lainnya di kemudian hari.
Selain memastikan kesiapan teknis, Komisi II juga secara aktif merespon keluhan masyarakat terkait fluktuasi kualitas air serta beberapa titik yang mulai mengalami kekeringan atau kelangkaan air bersih akibat faktor musim. Sebagai solusi cepat, pihaknya langsung mengusulkan langkah taktis kepada PDAM.
”Kita mengusulkan agar pihak PDAM dapat membantu pengiriman mobil tangki air ke titik-titik yang mengalami kelangkaan air bersih. Dan yang terpenting, Komisi II DPRD Kuningan siap turun tangan secara langsung mendampingi distribusi tersebut agar tepat sasaran,” pungkasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
