siwindu.com – Bandara Internasional Riyadh mengalami gangguan signifikan setelah diserang rudal oleh kelompok Houthi Yaman, yang memaksa otoritas penerbangan menunda atau membatalkan penerbangan serta mengeluarkan peringatan khusus bagi maskapai. Mengutip laporan CNBC Indonesia, serangan tersebut mengganggu lalu lintas udara dan memicu peringatan darurat bagi semua penerbangan yang berencana mendarat atau lepas landas di bandara.
Gangguan Lalu Lintas Udara dan Tindakan Darurat
Suara ledakan terdengar di sekitar bandara, disertai asap tebal yang menguar dari area terminal. Menurut melansir dari Kompas TV di Facebook, petugas bandara segera menutup landasan pacu dan mengaktifkan prosedur evakuasi, sementara tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang muncul di kawasan King Khalid International Airport.
Video rekaman di platform YouTube menampilkan api yang menyala di teras bandara pada Sabtu (28/2). Seperti dilaporkan oleh saluran YouTube yang memuat footage kejadian, api tersebut menyebabkan penutupan sebagian area publik dan menambah tekanan pada operasi darurat.
Di Instagram, foto-foto menunjukkan asap pekat menutupi langit bandara, sementara reel lainnya menyoroti kerusakan pada fasilitas penanganan bagasi. Mengutip postingan Instagram resmi, pihak bandara menyatakan bahwa semua penerbangan internasional dan domestik akan ditunda hingga evaluasi keamanan selesai.
Kelompok Houthi mengklaim telah melancarkan dua operasi militer dengan menggunakan rudal, sebagaimana disebutkan dalam unggahan Instagram lain. Menurut reel Instagram, serangan tersebut merupakan bagian dari strategi mereka untuk menekan kerajaan Arab Saudi.
Data historis menunjukkan bahwa serangan rudal atau drone Houthi ke ibu kota Saudi jarang berhasil menembus jarak sekitar 700 km dari perbatasan Yaman, namun insiden ini menandai peningkatan kemampuan operasional mereka, seperti dilaporkan oleh Kompas. Dampak langsung pada Bandara Internasional Riyadh mencakup penundaan penerbangan, evakuasi penumpang, serta peninjauan ulang prosedur keamanan penerbangan di wilayah tersebut.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
