Bidik 10 Kursi DPRD Kuningan 2029, PKB Berpacu Benahi Mesin Politik

Siwindu.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mulai menyiapkan langkah menghadapi Pemilu 2029. Target minimal 10 kursi DPRD Kabupaten Kuningan dipatok, sementara konsolidasi organisasi dan pembenahan struktur partai hingga tingkat desa menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan.

Langkah tersebut dimatangkan melalui tiga agenda strategis yang digelar di RM Mayang, Aula Al Kenzie, Kuningan, Sabtu (10/10/2026). Ketiganya meliputi Orientasi Politik Pengurus, Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kuningan periode 2026-2031, serta Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab).

Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih, didampingi Sekretaris M Rasdi dan Bendahara Iyan Ahmad Fauzi, menegaskan, konsolidasi menjadi fondasi penting untuk mencapai target politik tersebut.

Menurutnya, penguatan organisasi tidak cukup dilakukan di tingkat cabang. Seluruh jajaran pengurus harus mampu menggerakkan kader dan membangun kedekatan dengan masyarakat hingga ke akar rumput.

“Seluruh pengurus wajib melakukan konsolidasi. Kita tidak boleh hanya kuat di struktur, tetapi juga harus mampu menggerakkan kader dan hadir di tengah masyarakat,” tegas Ujang.

Sebanyak 90 pengurus resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026-2031. Komposisi tersebut terdiri atas 35 pengurus Dewan Syuro dan 55 pengurus Dewan Tanfidz. Sebelum pengukuhan, para pengurus mengikuti orientasi politik dengan materi yang disampaikan langsung oleh perwakilan DPW PKB Jawa Barat.

Kepengurusan baru ini juga memadukan pengalaman tokoh senior dengan keterlibatan generasi muda. Ujang menyebut sekitar 30 hingga 40 persen pengurus berusia di bawah 40 tahun.

Sejumlah tokoh dari latar belakang birokrasi, organisasi, dan politik turut memperkuat jajaran partai. Di antaranya H Kamil Ganda Permadi, mantan anggota Dewan Pengawas Bank Kuningan, yang masuk jajaran Dewan Syuro, H Ahmad Faruk, mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kuningan, serta Julkarnaen, mantan Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kuningan yang kini bergabung dengan PKB.

Baca Juga:  Ratusan Kader Baru PKB Kuningan Dibaiat, Ujang Kosasih: Tunjukkan Loyalitas 100 Persen untuk Partai dan Bangsa!

Ujang menegaskan, struktur organisasi yang lengkap harus diikuti kemampuan partai menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Peran politik PKB, termasuk melalui fungsi legislasi di DPRD, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

Hingga saat ini, PKB Kabupaten Kuningan telah membentuk seluruh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di 32 kecamatan, dengan masing-masing DPAC terdiri dari 21 orang.

Pembentukan pengurus ranting di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan juga tengah dirampungkan. Penguatan struktur hingga tingkat bawah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan organisasi sekaligus membangun jaringan kader di wilayah masing-masing.

Melalui Mukercab, DPC PKB Kuningan turut menyusun rencana strategis hingga 2029. Forum ini diarahkan untuk menerjemahkan target perolehan kursi menjadi agenda kerja organisasi, pembinaan kader, serta penguatan jaringan politik di tingkat lokal.

Perwakilan DPW PKB Jawa Barat, Ainul Yakin, dalam arahannya menekankan pentingnya inovasi dan terobosan agar aktivitas kepartaian memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan PKB tidak hanya diukur dari kemenangan pada pemilu maupun pilkada, tetapi juga bagaimana partai ini mampu memenangkan hati rakyat sehingga PKB senantiasa ada di hati masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pengurus tidak berhenti pada penyusunan rencana, tetapi memastikan program yang dirancang benar-benar dijalankan dan menyentuh kepentingan masyarakat.

“Rencanakan dan jalankanlah program-program yang benar-benar bermanfaat serta membela kepentingan rakyat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *