Jangan Gagah-Gagahan Seperti Fir’aun! Pesan Menohok Amir Mahpud kepada Kader Gerindra Kuningan

Jangan Gagah-Gagahan Seperti Fir’aun! Pesan Menohok Amir Mahpud kepada Kader Gerindra Kuningan
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H Amir Mahpud, berpidato dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi bersama jajaran Partai Gerindra Kuningan, di Gedung Sanggariang, Sabtu (12/7/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/SIWINDU.com
Juli 12, 2025 88 Dilihat

SIWINDU.com – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H Amir Mahpud, menyampaikan pidato politik yang menggetarkan jiwa dalam agenda silaturahmi dan konsolidasi Partai Gerindra Kabupaten Kuningan di Gedung Sanggariang, Sabtu siang (12/7/2025).

Dengan gaya khas yang blak-blakan namun penuh kebijaksanaan, Amir menyuarakan pesan yang tajam, terutama ditujukan kepada kader-kader partai yang dinilainya ada yang menunjukkan sikap arogan dan haus kekuasaan.

“Jangan pernah jadi orang yang gagah-gagahan seperti Fir’aun.Ingat, kekuasaan itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengabdi kepada rakyat. Kalau cuma mau terlihat hebat, lebih baik mundur saja,” seru Amir, disambut tepuk tangan bergemuruh dari ratusan kader dan para Ketua PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Kuningan.

Pesan ini bukan sekadar metafora. Amir mengingatkan, Partai Gerindra dibangun bukan atas dasar kepentingan pribadi, melainkan atas cita-cita besar untuk membela rakyat kecil, sesuai garis perjuangan Ketua Umum Prabowo Subianto. Ia menegaskan, semangat kerakyatan harus menjadi kompas moral seluruh kader, bukan jabatan atau ambisi politik.

Dalam kesempatan itu, Amir juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Hj Tuti Andriani. Ia menyebut keduanya sebagai figur yang layak dihormati karena konsistensi dan pengorbanan mereka dalam membangun daerah, termasuk loyalitas mereka di masa-masa politik yang tidak mudah.

“Saya ini saksi hidup perjuangan Pak Bupati. Pernah tidur di rumah saya ketika perjuangan sedang berat. Ini bukan soal partai, ini soal kemanusiaan dan persahabatan. Jangan lupakan masa lalu ketika kita berjuang dari nol,” kenangnya.

Lebih lanjut, Amir yang juga Bos Primajasa ini menyentil praktek pergantian Caleg yang ia sebut sebagai “bongkar pasang tanpa pertimbangan matang”. Menurutnya, caleg bukan barang yang bisa diganti kapan saja hanya karena selera pribadi elite.

Baca Juga:  Plt Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan Diterpa Isu Tak Sedap, Puluhan PAC Dorong Pergantian Kepemimpinan

Ia menambahkan, Partai Gerindra adalah partai besar yang dibangun dengan keringat dan air mata para pejuang di akar rumput. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus mengedepankan kepentingan organisasi dan rakyat, bukan kelompok tertentu.

Amir juga membagikan strategi kemenangan untuk menghadapi Pilkada dan Pemilu 2029. Ia meminta seluruh kader untuk turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, dan menunjukkan bahwa Gerindra bukan sekadar partai pencari kekuasaan, tapi rumah besar perjuangan rakyat.

“Jabatan itu tidak untuk dikejar. Biarkan jabatan yang mengejar Anda. Tunjukkan prestasi, kerja nyata, dan pengabdian. Masyarakat akan melihat, dan mereka yang akan menentukan siapa yang layak memimpin,” tandasnya.

Acara konsolidasi ini dihadiri ratusan kader, simpatisan, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan. Turut hadir pengurus DPC Gerindra Kuningan, anggota DPRD, sayap organisasi partai, serta sejumlah tokoh agama dan pemuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *