Siwindu.com – Kehadiran Sekretariat DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan menjadi tonggak baru dalam memperkuat hubungan industrial di daerah. Peresmian yang berlangsung di Jalan RE Martadinata, Cijoho, Kamis (9/4/2026).
Hadiri langsung Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea bersama Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, anggota DPRD Jawa Barat Ika Siti Rahmatika, Kapolres Kuningan M Ali Akbar, Kepala Disnakertrans Toto Toharudin, serta juga Ketua DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan Andang Koswara.
Peresmian ini tak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Andi Gani menegaskan, sekretariat KSPSI AGN harus menjadi pusat komunikasi dan konsolidasi pekerja, sekaligus jembatan dalam membangun hubungan industrial yang sehat. Ia menilai, pertumbuhan investasi di Kuningan yang ditandai dengan masuknya sejumlah perusahaan baru, membuka peluang besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal.
“Ke depan, kantor ini harus menjadi ruang bersama untuk membangun hubungan industrial yang harmonis antara serikat pekerja dan perusahaan,” ujarnya.
Namun demikian, Andi Gani juga mengingatkan adanya tantangan global yang ikut memengaruhi kondisi ekonomi nasional. Ia menyoroti konflik internasional, termasuk yang melibatkan Iran, yang berdampak pada kenaikan harga bahan baku serta terganggunya jalur ekspor ke pasar Amerika dan Eropa.
Menurutnya, situasi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi dengan memperkuat kolaborasi antar semua pihak di dalam negeri.
Selain itu, ia turut mengajak perwakilan pekerja dari Kuningan untuk hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang akan digelar di Monumen Nasional pada 1 Mei mendatang, yang direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan bahwa peresmian sekretariat ini menjadi simbol penting hadirnya ruang kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Ia menegaskan, hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Buruh dan pengusaha itu bukan untuk dipertentangkan, tetapi harus saling menguatkan. Keduanya memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah menyiapkan kawasan industri di wilayah timur sebagai bagian dari upaya menarik investasi. Meski demikian, ia memastikan pengembangan kawasan tersebut tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan.
“Komitmen kita jelas, pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga Kuningan sebagai daerah konservasi,” tegasnya.
Peresmian sekretariat ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue sebagai bentuk rasa syukur. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, ramah tamah, serta peninjauan fasilitas sekretariat yang diharapkan menjadi pusat aktivitas dan perjuangan pekerja di Kabupaten Kuningan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini