Operasi Tengah Malam di Kuningan, Petugas Temukan Pasangan Sesama Jenis hingga Dugaan Open BO di Kos-kosan

Siwindu.com – Operasi gabungan lintas sektoral yang menyasar empat lokasi tempat kos di Kabupaten Kuningan, Sabtu (17/10/2026) malam, mengungkap sejumlah temuan. Petugas mendapati tiga pasangan bukan suami istri, satu pasangan sesama jenis, serta dua orang yang diduga menawarkan atau terlibat dalam aktivitas prostitusi daring atau open BO.

Operasi yang berlangsung hingga tengah malam tersebut melibatkan Satnarkoba Polres Kuningan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan, Satpol PP Kabupaten Kuningan, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Kegiatan dipimpin Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Arif Zaenal Abidin. Sebelum bergerak ke lokasi sasaran, seluruh personel terlebih dahulu berkumpul di Polres Kuningan untuk menerima arahan dan menyamakan langkah pelaksanaan operasi.

Tim kemudian menyisir empat lokasi tempat kos yang tersebar di Kecamatan Kuningan, Cigandamekar, dan Jalaksana. Petugas memeriksa penghuni kamar, mendata identitas, meminta keterangan, serta memberikan pembinaan sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.

Berdasarkan laporan Satpol PP Kabupaten Kuningan, petugas menemukan tiga pasangan bukan suami istri berada di dalam kamar. Selain itu, terdapat satu pasangan sesama jenis dan dua orang yang diduga menawarkan atau terlibat dalam aktivitas open BO.

Temuan tersebut ditindaklanjuti melalui pendataan, pemeriksaan, dan pendalaman keterangan untuk mengklarifikasi aktivitas masing-masing pihak. Petugas juga memberikan surat pemanggilan kepada pihak yang dinilai memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Di salah satu tempat kos, petugas mendapati tujuh orang, terdiri atas laki-laki dan perempuan, berkumpul dalam satu ruangan. Mereka kemudian didata dan dimintai keterangan untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan.

Meski menemukan sejumlah kondisi yang menjadi perhatian, tindak lanjut terhadap pihak-pihak yang diperiksa tetap memerlukan klarifikasi sesuai prosedur. Temuan selama operasi tidak serta-merta menjadi bukti bahwa seseorang telah melakukan pelanggaran.

Baca Juga:  Mendadak! ASN di Kuningan Dites Urine BNN, Hasilnya 3 Hari Baru Keluar

Operasi gabungan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek ketertiban umum. Petugas turut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas untuk memeriksa kondisi kesehatan orang-orang yang ditemukan di lokasi.

Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Arif Zaenal Abidin, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan adanya indikasi penyakit menular seksual. Temuan tersebut menjadi catatan untuk ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan sesuai kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut.

Indikasi awal itu tetap memerlukan tindak lanjut medis agar kondisi kesehatan pihak yang diperiksa dapat dipastikan sesuai prosedur.

Sementara itu, dari aspek pemberantasan narkotika, tim Satnarkoba Polres Kuningan tidak menemukan penghuni tempat kos yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan dalam operasi tersebut.

AKP Arif mengatakan, operasi gabungan lintas sektoral akan dilaksanakan secara berkala dengan sasaran lokasi yang berbeda. Sebelumnya, pengawasan telah dilakukan terhadap tempat hiburan, sedangkan operasi kali ini menyasar tempat kos.

Ke depan, tempat penginapan juga berpotensi menjadi sasaran pengawasan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penyakit masyarakat melalui koordinasi sejumlah instansi terkait.

Arif mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kesehatan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala.

“Ini merupakan kegiatan berkala, setelah sebelumnya pengawasan dilakukan pada tempat hiburan, ke depannya mungkin kita akan merambah ke tempat penginapan. Kepada masyarakat dihimbau tetap jaga kesehatan,” pungkas AKP Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *