Siwindu.com – Bencana angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Kamis (29/10/2026), mengakibatkan sedikitnya 96 hingga 97 rumah warga terdampak di empat desa. Desa Mekarsari menjadi wilayah dengan kerusakan paling parah, dengan puluhan rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Berdasarkan data sementara yang disampaikan pihak Kecamatan Maleber, di Desa Mekarsari terdapat sekitar 80 rumah mengalami kerusakan ringan dan 6 hingga 7 rumah rusak berat. Sementara itu, di Desa Buniasih tercatat 13 rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat.
Adapun di Desa Maleber dan Desa Karangtengah, masing-masing terdapat satu rumah yang terdampak bencana tersebut.
Dari keseluruhan data sementara itu, kerugian akibat bencana angin puting beliung di Kecamatan Maleber diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Camat Maleber H Diding Wahyudin SPd MSi, mengatakan, warga bersama pemerintah desa mulai melakukan penanganan terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan, terutama yang masih memungkinkan diperbaiki secara gotong royong.
“Alhamdulillah, untuk rumah yang rusak ringan sudah mulai diperbaiki secara gotong royong oleh warga. Sedangkan yang rusak berat sedang dilakukan asesmen atau pendataan,” jelas Diding.
Menurutnya, pendataan dan asesmen terhadap rumah yang mengalami kerusakan berat diperlukan untuk mengetahui kebutuhan bantuan yang harus dipenuhi dalam proses pemulihan.
Ia berharap bantuan segera direalisasikan, terutama berupa material bangunan seperti genteng dan kayu, agar rumah warga yang rusak dapat segera diperbaiki.
“Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Pak Kapolres sangat responsif. Harapannya, bantuan segera direalisasikan, terutama material yang dibutuhkan warga seperti genteng dan kayu, sehingga rumah yang rusak bisa segera dibangun kembali melalui gotong royong masyarakat,” ungkapnya.
Di tengah proses pendataan dan penanganan pascabencana, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani turun langsung meninjau kondisi warga terdampak di Dusun Kosambi, Desa Mekarsari, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Camat Maleber H Diding Wahyudin SPd MSi, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Diki Muspala Sidik, SSTP, serta Kepala Desa Mekarsari Carwan.
Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Jumad. Rumah tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung sehingga penghuninya terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudaranya.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus mengetahui kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan. Pemerintah daerah berupaya mengupayakan bantuan sesuai kebutuhan dan kemampuan untuk mendukung perbaikan rumah warga terdampak.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
