Siwindu.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Dua, Desa Bungurberes, Kecamatan Cilebak, Sabtu malam (10/5/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya, akses jalan lingkungan warga tertutup material longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) melaporkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun longsoran menimpa halaman depan rumah milik warga setempat, Saptri Suhitra (70), yang dihuni oleh satu keluarga dengan tiga jiwa.
“Longsoran menutup akses jalan dan mengganggu mobilitas warga sekitar,” jelas Indra Bayu dalam laporan tertulis yang diterima pada Minggu (11/5/2025).
Material longsor berasal dari TPT (Tembok Penahan Tanah) yang mengalami kerusakan. Ukuran TPT yang longsor memiliki panjang 9 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 2 meter. Kejadian ini terjadi akibat hujan deras yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 22.30 WIB dan menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.
Menanggapi kejadian tersebut, aparat desa bersama unsur Kecamatan, TNI, Polri, dan tim dari BPBD Kuningan langsung melakukan upaya penanganan darurat. BPBD juga telah menurunkan tim assessment dan bantuan logistik ke lokasi.
Warga bersama aparat membersihkan material longsor dan menutup area longsoran menggunakan terpal sebagai antisipasi longsor susulan. Saat ini, kondisi cuaca dilaporkan berawan dan akses jalan sudah dapat dilalui kembali oleh warga.
“BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama jika terjadi hujan kembali. Langkah-langkah lanjutan akan terus dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya,” ujar Indra Bayu.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini