Longsor Susulan! Jalur Cikijing-Kuningan Kembali Ditutup, Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Longsor Susulan! Jalur Cikijing-Kuningan Kembali Ditutup, Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Longsor Susulan! Jalur Cikijing-Kuningan Kembali Ditutup, Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif. (Foto: ist)
Mei 12, 2025 112 Dilihat

Siwindu.com – Bencana alam berupa longsor kembali mengguncang wilayah Blok Cipadung, Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Peristiwa ini terjadi pada Senin sore (12/5/2025), sekitar pukul 17.00 WIB dan merupakan longsor susulan dari kejadian sebelumnya yang telah sempat menutup jalur penghubung vital antara Majalengka dan Kuningan.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, longsor susulan kali ini menyebabkan tertutupnya seluruh akses lalu lintas di ruas jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut. Akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini pun kembali ditutup total untuk menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, longsor pertama di wilayah Blok Cipadung terjadi beberapa waktu lalu menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan Cikijing dan sekitarnya. Longsor tersebut sempat menyebabkan material tanah dan batuan menutup sebagian besar badan jalan.

Meski telah dilakukan upaya pembersihan oleh petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, serta relawan, kondisi geografis yang labil membuat kawasan ini tetap rawan terhadap longsor susulan.

BPBD Majalengka telah mengeluarkan imbauan sejak kejadian pertama agar masyarakat lebih waspada dan menghindari aktivitas di daerah yang rawan bencana, terutama saat hujan lebat turun.

Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Iwan Candra Setiawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa longsor susulan yang terjadi sore tadi menambah volume material yang menutupi jalan. Tanah yang gembur dan lereng yang curam menyebabkan pergeseran tanah terjadi dengan cepat, menimbun ruas jalan provinsi dengan cukup masif.

“Penutupan total ini adalah langkah preventif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kami mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Majalengka ke Kuningan, maupun sebaliknya, agar menggunakan jalur alternatif yang telah kami siapkan,” jelas Iwan.

Baca Juga:  BPBD dan Damkar Siaga, Kuningan Diterjang Angin Kencang, Pohon dan Tiang Telepon Tumbang

Pihaknya menyarankan agar masyarakat menggunakan jalur alternatif melalui Cidulang – Cipulus dan turun ke arah Gunungsirah Darma. Jalur ini dinilai lebih aman untuk saat ini dan masih dapat dilalui kendaraan meski kondisi geografisnya juga menantang.

BPBD juga menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di musim hujan yang masih berlangsung. Wilayah dengan minim penerangan dan topografi curam harus dihindari saat malam hari atau saat cuaca buruk. Warga di sekitar lokasi juga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda potensi longsor, seperti retakan tanah, pohon miring, atau suara gemuruh dari lereng.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani situasi ini. Relawan dan personel BPBD telah dikerahkan untuk membantu pengamanan lokasi dan sosialisasi kepada warga,” tambah Iwan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini tengah menyiapkan upaya pembersihan lanjutan dan penguatan lereng untuk mencegah longsor lanjutan. Namun, mengingat kondisi cuaca yang belum menentu dan potensi bahaya yang masih tinggi, pemulihan jalur utama diperkirakan memerlukan waktu.

Untuk sementara waktu, masyarakat diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan maupun informasi resmi dari BPBD Majalengka.

Iwan mengingatkan agar seluruh warga tetap mengedepankan keselamatan pribadi dan keluarga. Edukasi kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi kondisi darurat seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *