SIWINDU.com – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Mulyarasa RT 002 RW 001, Desa Pakapasan Hilir, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan satu unit rumah milik Lasih (72) mengalami kerusakan cukup berat.
Dari hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, diketahui bagian dinding dapur dan kamar mandi rumah ukuran 3 meter x 2,5 meter ambruk, serta terdapat retakan pada lantai sepanjang 3 meter dengan lebar sekitar 2 cm.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana SSTP, mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada Jumat pagi (18/7/2025) dan langsung menerjunkan tim assessment ke lokasi.
“Setelah kami terima laporan dari aparat desa, Tim Assessment BPBD segera turun ke lapangan. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI, dan Polri untuk langkah penanganan darurat,” jelas Indra.
Berdasarkan laporan resmi, peristiwa bermula saat angin kencang melanda wilayah tersebut Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB. Kondisi bangunan rumah yang sudah lama dan lapuk tidak mampu menahan tekanan, sehingga mengakibatkan dinding bagian dapur dan kamar mandi ambruk.
Saat ini, Lasih bersama keluarganya—terdiri dari 2 kepala keluarga dan 5 jiwa—untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya, Bapak Dedi (42 tahun), yang berada di lokasi sama di Dusun Mulyarasa RT 002 RW 001.
Tim BPBD telah menyalurkan bantuan logistik darurat, sementara kebutuhan mendesak saat ini adalah material bangunan untuk perbaikan rumah korban. Indra juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap waspada menghadapi potensi bencana.
“Kami minta masyarakat berhati-hati dan aktif melaporkan jika ada tanda-tanda retakan tanah, pergeseran, atau bangunan yang mulai lapuk, khususnya di wilayah rawan longsor,” tegasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini