SIWINDU.com – Kongres ke-6 PDI Perjuangan di Bali berubah menjadi panggung emosional dan penuh kejutan. Di tengah gegap gempita ribuan kader, Hj Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2025–2030.
Namun momen paling menggetarkan justru terjadi ketika Ir Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP yang baru saja mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, tiba-tiba muncul dari arah belakang convention hall dan langsung memeluk Megawati di atas panggung.
Tangis haru pun pecah. Megawati tak mampu membendung air matanya, sementara seluruh peserta kongres berdiri memberi tepuk tangan membahana.
“Satyam eva jayati (Kebenaran pasti menang, red),” teriak Megawati penuh semangat.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menyampaikan laporan dari lokasi kongres secara tertulis, Sabtu (2/8/2025). Ia menyebut kongres kali ini sebagai yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh kader se-Indonesia.
“Awalnya kongres digelar senyap, tanpa keramaian, tapi akhirnya meledak jadi pesta kebersamaan yang luar biasa. Gegap gempita kader dari seluruh penjuru Indonesia tumpah ruah di Bali,” ungkap Nuzul.
Delegasi dari Kabupaten Kuningan sendiri terdiri dari Ketua DPC Nuzul Rachdy, Sekretaris Tresnadi, dan Bendahara Lena Herlina. Mereka bergabung dengan para ketua, sekretaris DPD dan DPC dari seluruh Indonesia di Nusa Dua Convention Centre, Bali.
Meski tanpa pengerahan massa seperti kongres-kongres sebelumnya, energi kader begitu terasa. Puncaknya terjadi saat Megawati menyampaikan pidato kebangsaan. Tiba-tiba, kemunculan Hasto Kristiyanto menciptakan momen tak terlupakan.
Didampingi ratusan Satgas Cakrabuana, Hasto berjalan cepat ke arah panggung, lalu mencium tangan Megawati dan memeluknya erat. Momen itu seketika menyulut emosi ribuan kader. Megawati pun terisak haru di hadapan forum tertinggi partai.
Kongres ke-6 ini bukan hanya menandai keberlanjutan kepemimpinan Megawati, tetapi juga menjadi simbol konsolidasi kekuatan politik, solidaritas antar kader, dan keyakinan bahwa kebenaran akan tetap menemukan jalannya.
Nuzul Rachdy menyatakan, pihaknya siap menindaklanjuti hasil kongres dalam kerangka kerja organisasi di tingkat daerah.
“Setelah kongres melahirkan beberapa program dan sikap politik, maka kami sebagai Ketua DPC akan melaksanakan program tersebut, terutama dalam melaksanakan konsolidasi organisasi sesuai aturan partai,” tegasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini