Siwindu.com – Upacara penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tingkat nasional tahun 2025 di wilayah Kodim 0615/Kuningan berlangsung khidmat, Kamis (21/8/2025).
Bertempat di Lapangan Bola Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, acara ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.
Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup), Kapok Sahli Pangdam III/Siliwangi Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi, menegaskan bahwa TMMD tetap menjadi instrumen strategis TNI dalam mempercepat pembangunan, khususnya di daerah terpencil dan tertinggal.
“Melalui TMMD, TNI berkomitmen tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan penyuluhan non-fisik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” ujarnya dalam sambutan.
Dalam TMMD ke-125 kali ini, berbagai sasaran fisik berhasil diwujudkan, seperti pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, serta sarana umum lain. Sementara itu, program non-fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI atas terlaksananya TMMD di wilayahnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI, khususnya Dandim 0615/Kuningan, yang telah bekerja keras bersama-sama dengan pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat selama satu bulan penuh dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Bupati menyebut, TMMD ke-125 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sindangjawa. Beberapa hasil pembangunan fisik di antaranya peningkatan jalan rabat beton sepanjang 1.300 meter, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (Rutilahu), pengeboran sumur artesis di lima titik, pembangunan saluran irigasi sepanjang 300 meter, rehabilitasi MCK, penanaman 300 pohon keras dan buah, pembangunan empat pos kamling, pemasangan PJU di lima lokasi, serta pembangunan pagar SD dan rehab ringan PAUD.
“Program ini bukan sekadar membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun semangat gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam membangun desa dan Kabupaten Kuningan,” tegas Bupati.
Ia pun berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. “Pemerintah daerah akan terus berupaya melanjutkan pembangunan ini agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri pejabat militer dan sipil, di antaranya Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, Asrendam III/SLW Kolonel Inf Nurdianto, Wakil Bupati Hj Tuti Andriani SH MKn, Forkopimda Kuningan, serta jajaran Dandim dari berbagai daerah di wilayah Korem 063/SGJ.
Tak ketinggalan, jajaran SKPD, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pelajar pun ikut berpartisipasi. Total, 392 personel terlibat dalam upacara penutupan ini, mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Setelah upacara resmi ditutup pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan UMKM binaan Baznas, penyuluhan kesehatan, pemberian paket sembako, sembako murah, hingga peresmian lokasi TMMD yang ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan tugu TMMD.
Brigjen TNI Albertus menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pihak menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang telah dicapai.
“Hasil TMMD ini adalah milik rakyat. Mari kita jaga bersama, jadikan motivasi untuk melanjutkan pembangunan secara mandiri dan berkesinambungan,” pungkasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini