Siwindu.com – Kursi panas Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan kembali jadi sorotan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE. Ia menilai kondisi jabatan Sekda yang terlalu lama dijabat Penjabat (Pj) merupakan hal yang tidak wajar dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Hal itu disampaikan Nuzul saat memantau langsung pelaksanaan seleksi Manajemen Talenta (MT) calon Sekda di Gedung UPTD Diklat BKPSDM Kuningan, Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Jumat (24/10/2025).
“Sepanjang sejarah, kayanya baru Kuningan yang paling lama jabatan Sekda-nya dijabat Penjabat sementara. Mau lewat open bidding atau manajemen talenta, yang paling penting kursi Sekda harus segera terisi. Sudah satu tahun Kuningan ini Sekda-nya masih Pj terus,” ketus Nuzul.
Ia menilai, keberadaan Sekda definitif sangat penting untuk menjaga stabilitas dan efisiensi birokrasi. Sekda, kata Nuzul, bukan hanya pembantu Bupati, tapi juga harus mampu menjalin sinergi dengan DPRD dan menjadi motor penggerak penyelesaian berbagai persoalan daerah.
“Sekda itu pembantu Bupati, tapi juga harus bisa bekerja sama dengan DPRD. Harus hadir dengan solusi. Walaupun persoalan gagal bayar sudah selesai, tapi bayang-bayang itu masih ada. Tahun 2025 Kuningan masih punya pinjaman ke Bank BJB yang harus diselesaikan 2026. Mudah-mudahan jangan terulang lagi,” harapnya.
Terkait proses seleksi MT yang diikuti 12 pejabat eselon II, Nuzul menegaskan tidak memiliki calon yang dijagokan. Baginya, yang terpenting adalah figur Sekda yang terpilih nanti sejalan dengan visi besar daerah.
“Semua bagus, saya nggak punya jagoan. Yang penting Sekda terpilih nanti sejalan dengan visi Bupati, yaitu Kuningan Melesat,” pungkasnya sambil tersenyum.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini