Siwindu.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan memanaskan mesin politiknya dengan menggelar Pendidikan Kader Pertama (PKP) selama dua hari di Wisma Permata, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Sabtu–Minggu (8–9/11/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan calon pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Kuningan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Kuningan H Ujang Kosasih MSi, yang juga Wakil Ketua DPRD Kuningan, menegaskan, PKP menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan.
“Hari ini PKB Kuningan memulai acara Pendidikan Kader Pertama (PKP) bagi calon pengurus DPAC. Sebelumnya kami melalui proses panjang mulai dari rekrutmen, pramusyawarah anak cabang, hingga tersusunnya calon pengurus di seluruh kecamatan,” ujar Ujang Kosasih kepada sejumlah wartawan usai pembukaan kegiatan, Sabtu (8/11/2025) pagi.
Menurut Ujang, rekrutmen calon pengurus dilakukan melalui berbagai mekanisme. Dari mulai pendaftaran langsung, penjaringan oleh Fraksi PKB, dan rekomendasi dari pengurus partai. Setelah terjaring, seluruh calon diwajibkan mengikuti PKP sebelum resmi dilantik menjadi pengurus DPAC.
“Dalam ketentuan partai, sebelum menjadi pengurus, seseorang harus terlebih dulu menjadi kader. Maka lewat PKP ini mereka dikader, disadarkan, dan dipersiapkan agar siap berjuang untuk PKB,” jelasnya.
Di hari pertama, PKP diikuti 263 peserta dari 16 kecamatan di Dapil 1, Dapil 2, dan Dapil 5. Sementara hari kedua (Minggu) diikuti 275 peserta dari 16 kecamatan lainnya, yakni Dapil 3, Dapil 4, serta beberapa Kecamatan dari Dapil 1.
Rangkaian PKP terdiri dari empat sesi pembelajaran, ditutup dengan pembaiatan kader dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai tindak lanjut pembentukan kepengurusan DPAC secara resmi.
“Setelah kaderisasi selesai, peserta akan mengikuti pembaiatan dan langsung lanjut ke Musancab. Dari seragam putih hitam, mereka akan berganti hijau, simbol kesiapan menjadi pengurus PKB yang sah,” tambah Ujang.
Dalam arahannya, Ujang menegaskan, kaderisasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya membangun kesadaran politik dan tanggung jawab sosial bagi setiap kader PKB.
“PKB meyakini bahwa berpolitik bukan sekadar mengejar kekuasaan. Kader harus paham bagaimana berperan di tengah masyarakat, berkontribusi dalam bidang sosial, keagamaan, dan pemerintahan. Semua itu kami tanamkan di PKP ini,” ungkapnya.
Ia menekankan, kemenangan politik bukan semata karena pragmatisme, tetapi karena loyalitas kader terhadap nilai dan perjuangan partai.
“Kemenangan dalam politik adalah kemenangan loyalitas. Kami ingin seluruh kader PKB bekerja dengan hati, peduli terhadap rakyat, dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Ujang Kosasih menyampaikan optimisme PKB menghadapi Pemilu 2029. Setelah berhasil meraih delapan kursi di DPRD Kabupaten Kuningan hasil Pemilu 2024, ia menargetkan peningkatan signifikan pada pemilihan berikutnya.
“Insya Allah ke depan minimal kita targetkan 11 sampai 12 kursi. Dengan begitu PKB bisa mengusung pasangan sendiri dalam Pilkada. Kami terus memperkuat struktur dan soliditas kader agar siap menghadapi momentum politik mendatang,” pungkasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini