Bupati Kuningan Fasilitasi Dialog Pemdes Cikalahang-PDAM, Pemenuhan Air 5 Blok Disepakati

Bupati Kuningan Fasilitasi Dialog Pemdes Cikalahang-PDAM, Pemenuhan Air 5 Blok Disepakati
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar (tengah) mempertemukan pihak Pemdes Cikalahang dengan Direktur PDAM Kuningan dalam dialog usai adanya somasi dari Pemdes Cikalahang Kabupaten Cirebon, Selasa (27/1/2026) sore. Foto: ist
7 hari ago 44 Dilihat

SIWINDU.COM – Upaya penyelesaian polemik pemanfaatan air baku antara Pemerintah Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon dan Perumda Air Minum (PAM) Tirta Kamuning Kuningan memasuki fase dialog. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memfasilitasi pertemuan langsung kedua pihak di kantor Bupati Kuningan, Selasa (27/1/2026) sore.

Pertemuan tersebut digelar menyusul dilayangkannya surat somasi Pemdes Cikalahang kepada PAM (PDAM) Kuningan. Dalam forum itu, beredar foto yang memperlihatkan Bupati Kuningan berada di tengah, mempertemukan Direktur PDAM Tirta Kamuning Ukas Suharfaputra dan Umar, staf Pemdes Cikalahang sekaligus mantan Sekretaris Desa Cikalahang, Umar, usai berdialog.

Kuwu Cikalahang, Kusnan, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Namun ia menegaskan tidak hadir langsung karena tengah mendampingi orang tuanya yang sedang sakit di RS Cirebon.

“Iya benar, surat somasi kami dialihkan ke Bupati Kuningan dan dari situ kami dipertemukan. Saya tidak ikut hadir karena sedang di rumah sakit mendampingi ibu saya,” ujar Kusnan saat dihubungi wartawan.

Menurut Kusnan, salah satu hasil utama pertemuan tersebut adalah kesepakatan awal pemenuhan kebutuhan air bagi lima blok di Desa Cikalahang. Meski demikian, Pemdes Cikalahang belum mengambil keputusan final dan masih akan mengkaji seluruh poin kesepakatan.

“Pada intinya pihak PDAM Kuningan siap memenuhi kebutuhan air lima blok. Tapi kami belum bisa mengambil keputusan sekarang. Semua perlu dikaji sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemdes Cikalahang tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa sebelum masuk ke pembahasan lain, termasuk soal CSR atau skema kerja sama lanjutan.

“Minimal kebutuhan masyarakat dulu yang dipenuhi. Soal CSR atau lainnya, itu nanti,” tegas Kusnan.

Meski demikian, Kusnan menyambut baik rencana silaturahmi dari pihak PDAM Kuningan ke Desa Cikalahang sebagai bagian dari proses dialog lanjutan.

Baca Juga:  SP3 BBWS ke PDAM Kuningan Tak Terdeteksi DPRD, Nuzul Akui Kecolongan

“Kalau mereka mau datang dan bersilaturahmi ke desa, tentu kami sambut baik,” katanya.

Kusnan juga menyampaikan, hasil pertemuan tersebut akan dilaporkan terlebih dahulu kepada tim hukum dari PBKH Untag Cirebon, mengingat seluruh persoalan telah dikuasakan kepada tim hukum tersebut.

“Nanti hasil pertemuan ini akan kami laporkan dulu ke kuasa hukum. Selanjutnya langkah apa yang akan ditempuh ke depan akan dibahas bersama,” ujarnya.

Pertemuan yang difasilitasi langsung oleh Bupati Kuningan ini menandai perubahan pendekatan dari polemik terbuka menuju ruang dialog dan negosiasi. Meski kesepakatan awal telah dicapai, arah penyelesaian akhir masih menunggu kajian hukum dan realisasi komitmen di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *