Siwindu.com – Masuknya investasi baru diyakini akan menjadi salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kuningan. Pemerintah daerah pun terus membuka ruang bagi investor untuk menanamkan modalnya, terutama pada sektor industri yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan kehadiran investor tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik dan geliat ekonomi daerah, tetapi juga berpotensi mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja baru.
Menurut Dian, geliat investasi di Kuningan sejauh ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari data yang diterimanya, sekitar 80 persen pekerja di sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kuningan merupakan warga asli daerah.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kuningan memiliki kualitas dan daya saing yang baik sehingga dipercaya oleh dunia industri,” kata Dian saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pembukaan Azko, di Jalan RE Martadinata, Cijoho, Jumat (26/6/2026).
Dian mengungkapkan, citra positif tenaga kerja asal Kuningan bahkan sudah sampai ke telinga investor asing. Ia mengaku pernah berdiskusi dengan pimpinan salah satu perusahaan asing yang beroperasi di Kuningan dan memperoleh penilaian menggembirakan.
Perusahaan tersebut, kata Dian, menilai tenaga kerja asal Kuningan memiliki etos kerja, produktivitas, dan tingkat kedisiplinan yang cukup tinggi. Bahkan, dengan jumlah pekerja yang lebih sedikit dibandingkan daerah lain, hasil produksinya dinilai lebih optimal.
Penilaian tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting dalam menarik investasi baru. Sejumlah investor dari China dan Korea Selatan pun disebut telah menunjukkan minat untuk mengembangkan usahanya di Kabupaten Kuningan.
Untuk menjawab peluang itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah menyiapkan pengembangan kawasan industri ramah lingkungan di wilayah Kuningan Timur. Kawasan tersebut dirancang secara bertahap dengan luas pengembangan mencapai sekitar 2.000 hektare.
Tak hanya difokuskan sebagai kawasan industri, area tersebut juga diproyeksikan berkembang menjadi kota mandiri yang ditunjang infrastruktur memadai dan terintegrasi. Keberadaannya diharapkan mampu melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kuningan sebagai salah satu tujuan investasi potensial di Jawa Barat.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
