Shalat Ied di Lapangan Gasibu Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Idul Fitri sebagai Momentum Kesadaran Kolektif

Shalat Ied di Lapangan Gasibu Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Idul Fitri sebagai Momentum Kesadaran Kolektif
Gubernur Jabar H Dedi Mulyadi (tengah) melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H bersama ribuan masyarakat di Lapangan Gasibu, Bandung, Senin (31/3/2025) pagi. Foto: screenshoot youtube
Maret 31, 2025 151 Dilihat

Siwindu.com – Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mulyadi SH MM, melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, bersama ribuan jamaah, Senin (31/3/2025) pagi.

Dilansir dari berekspres.com, momen spesial ini menjadi pengalaman pertama bagi Demul, sapaan akrabnya, melaksanakan salat Idul Fitri di ibu kota Provinsi, setelah sebelumnya selalu berlebaran di Alun-alun Kiansantang, Purwakarta, atau di halaman rumahnya di Subang.

Dalam khutbahnya, Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya Idul Fitri sebagai momentum kesadaran kolektif, baik secara ritual maupun spiritual. Ia menekankan bahwa meningkatnya aktivitas keagamaan, seperti antrean umrah yang panjang, penuhnya masjid saat Salat Jumat, serta maraknya ceramah keislaman, merupakan hal baik. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana umat Islam menggunakan dana yang dimiliki untuk membantu fakir miskin dan kaum duafa yang kerap terabaikan.

“Pejabat umroh ngantri, orang-orang kaya umroh ngantri. Masjid-masjid Jumat penuh, mimbar-mimbar penuh, ceramah-ceramah dalam setiap waktu, itu baik. Tapi yang lebih substansial adalah bagaimana dana yang kita miliki digunakan untuk fakir miskin, kaum mustad’afin, kaum duafa, orang-orang yang merintih meminta pertolongan tapi sering kali diabaikan,” tegas Demul.

Ia juga menegaskan bahwa kesadaran untuk menolong sesama adalah jihad yang sesungguhnya. “Inilah jihad yang sebetulnya,” tambahnya.

Lebaran kali ini terasa lebih meriah bagi Gubernur Jabar. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri bersamanya di Lapangan Gasibu. Beberapa di antaranya bahkan berasal dari luar Jawa Barat, seperti Lampung dan Kalimantan.

“Saya lihat tadi banyak yang dari Lampung, ada yang dari Kalimantan, ada yang sengaja dari Garut, Karawang, dan Cianjur. Jadi hampir seluruh pelosok Jawa Barat, warganya datang ke sini untuk melaksanakan salat Id,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembalakan Liar Terbongkar, Aparat Sergap Truk Kayu di Hutan Ciremai

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga menyoroti peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat fitrah. Ia mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi lonjakan pembayaran zakat fitrah lebih dari 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menurutnya merupakan indikasi positif bahwa kesadaran umat Islam dalam menjalankan kewajibannya semakin meningkat.

“Saya pikir ini adalah hal yang sangat baik. Kenaikan pembayaran zakat fitrah yang lebih dari 100 persen menunjukkan bahwa kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam berzakat sudah semakin tinggi,” pungkasnya.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dan meningkatnya kesadaran sosial, Idul Fitri 1446 H di Jawa Barat menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *