Siwindu.com – Di tengah upaya efisiensi anggaran daerah, pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan justru dikabarkan akan mendapatkan fasilitas kendaraan dinas (mobdin) baru. Padahal sebelumnya, Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE secara tegas menyatakan akan menolak kendaraan dinas tersebut.
Kabar tersebut kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Sebelumnya, Nuzul menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan menerima kendaraan dinas baru yang diberikan Pemerintah Daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Namun, berdasarkan informasi yang diterima dari sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, rencana pengadaan kendaraan dinas untuk para pimpinan dewan tetap berjalan.
Disebutkan, kendaraan dinas tersebut terdiri dari satu unit Mitsubishi Pajero Sport terbaru untuk Ketua DPRD, serta tiga unit Toyota Fortuner terbaru untuk masing-masing Wakil Ketua DPRD. Kabarnya, anggaran pengadaan kendaraan dinas tersebut sebesar Rp3 miliar lebih.
Saat dimintai konfirmasi, Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE enggan memberikan pernyataan lebih jauh dan menyarankan agar wartawan menanyakan langsung kepada pihak BPKAD Kuningan.
Hingga Kamis sore, Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan Dr H A Taufik Rohman MSi MPd belum memberikan tanggapan terkait kabar tersebut.
Rencana pengadaan mobdin baru ini memunculkan berbagai reaksi di masyarakat, mengingat kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami pengetatan dan kebijakan efisiensi yang tengah digencarkan.
Padahal, sebelumnya Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi dengan tegas pula menolak fasilitas mobil dinas baru Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Mengikuti jejak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, anggaran mobil dinas baru tersebut dialihkan untuk kebutuhan fasilitas pendidikan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini