Komunitas Jalan Bareng dan Telkom University Cetak Pelaku Usaha Melek Teknologi

Juli 5, 2025 24 Dilihat

Siwindu.com – Gelombang transformasi digital UMKM resmi menggema dari Kabupaten Kuningan. Komunitas Jalan Bareng berkolaborasi dengan Telkom University sukses menggulirkan gerakan cerdas bertajuk “Ngopi: Ngobrolkeun Perkara Ilmu” yang kali ini mengusung tema “Dari Pasar ke Ponsel: Transformasi Digital UKM Kuningan”.

Bertempat di Minara House Kuningan, Kamis (3/6/2025), kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi menjadi pemantik perubahan cara pikir dan cara kerja pelaku usaha kecil di era digital. Dengan peserta yang berasal dari kalangan UMKM, komunitas kreatif, hingga mahasiswa, acara ini menjadi episentrum baru gerakan literasi digital di daerah.

Kepala Bidang UKM dan Industri Diskopdagperin Kuningan, Alvin Fitranda MSi, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif yang dinilainya sebagai model kolaborasi ideal antara kampus dan komunitas.

“Transformasi digital bukan sekadar tren, ini kebutuhan. Kegiatan seperti ini menjadi titik krusial untuk menyelamatkan dan menguatkan UMKM kita agar tak tertinggal zaman. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini,” tegas Alvin.

Rangkaian pelatihan diisi oleh narasumber yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memahami kebutuhan nyata pelaku UMKM di lapangan. Materi yang disampaikan meliputi Manajemen dan Kepemimpinan Organisasi oleh Dr Donni Junipriansa, Optimalisasi Google Workspace untuk UMKM oleh Entik Insanudin, Strategi Konten Kreatif Digital oleh Dr Siti Zakiah, Praktek Pembuatan Konten (Canva, CapCut, AI) oleh Eva Mardiyana, dan Pelatihan Copywriting Bisnis oleh Dr Vany Octaviany.

Suasana kegiatan pun penuh energi positif. Dr Donni secara khusus menyoroti semangat peserta dan kualitas penyelenggaraan yang menurutnya “di atas ekspektasi.”

“Peserta antusias, penyelenggara rapi, tempat mendukung. Ini bukan sekadar pelatihan, ini ruang lahirnya inovasi,” kata Dr Donni.

Ia juga menyebutkan bahwa pelatihan ini berhasil memberikan dampak nyata: dari peningkatan kesadaran digital, penguasaan tools bisnis online, hingga semangat kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga:  Dikawal Toto Suharto, Perda Kewirausahaan Jadi Bekal Warga Pakembangan Bangun Usaha Lokal

Sementara itu, Pendiri Komunitas Jalan Bareng, Ageng Sutrisno, menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta.

“Kita boleh jualan produk lokal, tapi jangan pernah punya pola pikir lokal. Dunia digital membuka peluang tanpa batas. Yang menang bukan yang paling kuat, tapi yang paling adaptif,” tegas Ageng.

Kegiatan ini, kata Ageng, menjadi fondasi awal menuju gerakan literasi digital UMKM yang lebih masif di Kabupaten Kuningan. Dengan kolaborasi kampus dan komunitas sebagai motor penggerak, Kuningan tengah menunjukkan bahwa transformasi ekonomi bisa dimulai dari bawah, dari warung, dapur, dan pasar-pasar lokal, dengan sentuhan teknologi dan semangat berbagi.

“Kuningan siap menyongsong era baru, dimana UMKM tak hanya bertahan, tapi tumbuh, melesat, dan mendunia,” ungkap Ageng.

Salah satu peserta, Hestya (pelaku usaha kuliner), mengaku mendapatkan sudut pandang baru soal digitalisasi.

“Dulu saya pikir ribet, ternyata digitalisasi itu justru bikin hemat dan lebih luas jangkauannya. Saya pulang dengan banyak ide baru,” ujarnya semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *