1.204 Mahasiswa Uniku Dilepas Bupati untuk Laksanakan KKN

1.204 Mahasiswa Uniku Dilepas Bupati untuk Laksanakan KKN
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melepas ribuan mahasiswa Uniku untuk melaksanakan KKN selama sebulan ke depan, Jumat (18/7/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/SIWINDU.com
Juli 18, 2025 46 Dilihat

SIWINDU.com – Sebanyak 1.204 mahasiswa Universitas Kuningan (UNIKU) dan Poltekkes KMC resmi dilepas Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025. Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Rektorat UNIKU, Jumat (18/7/2025) pagi.

Para mahasiswa akan mengabdi di lima kabupaten, yakni Kuningan, Cirebon, Majalengka, Ciamis (Jawa Barat), dan Brebes (Jawa Tengah), selama hampir satu bulan, mulai 18 Juli hingga 14 Agustus 2025.

Dalam arahannya, Bupati Dian menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan realitas sosial di masyarakat.

“Tema KKN kali ini sangat strategis, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Mahasiswa hadir bukan hanya membawa program, tapi juga semangat perubahan. Kuningan masih menghadapi tantangan kemiskinan ekstrem, pengangguran, dan stunting. Mahasiswa harus menjadi katalisator perubahan di desa,” ujarnya.

Dian juga berpesan agar para peserta KKN menyusun program yang realistis, berdampak langsung, serta menjaga etika dan menghormati budaya lokal.

“KKN ini adalah kawah candradimuka. Gunakan momentum ini untuk belajar dan mengabdi. Saya optimis mahasiswa mampu jadi bagian dari solusi,” tambahnya.

Ketua Panitia KKN 2025 Drs Yayan Suryana MPd menyampaikan bahwa KKN tahun ini mengusung tema “Sinergi Desa Tangguh dan Universitas Unggul untuk Mewujudkan Masyarakat Cerdas, Ekonomi Kerakyatan, dan Lingkungan Lestari Menuju Indonesia Emas.”

Sebanyak 1.197 mahasiswa berasal dari UNIKU dan 7 lainnya dari Poltekkes KMC, tergabung dalam 60 kelompok. Program utama yang akan dijalankan mencakup pengelolaan sampah dan pengembangan UMKM, serta sejumlah program pilihan seperti literasi TIK, pendidikan, hukum, kebencanaan, dan kesehatan. Kegiatan akan ditutup dengan KKN Expo pada 19 Agustus 2025.

Baca Juga:  Uniku Perkuat Kolaborasi Inovasi dan Pendidikan, Gandeng Politeknik SCI dan e-Quanik

Rektor UNIKU Prof Dr H Dikdik Harjadi SE MSi mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan menghadirkan dampak nyata sesuai arah Kampus Berdampak dari Kemendikbud Ristek.

“Jaga sikap, jangan merasa paling hebat. Mahasiswa bukan dewa yang menyelesaikan semua masalah, tapi bisa menanam pondasi dan membangun kolaborasi,” pesannya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Drs H Uri Syam SH MH menekankan pentingnya adaptasi dan komunikasi selama berada di lapangan.

“Sekecil apa pun kontribusi kalian, itu bagian dari pembangunan bersama. KKN bukan untuk membuat masalah, tapi hadir untuk merasakan dan menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *