Bulan Dana PMI Kuningan 2025 Terkumpul Rp703 Juta, Capai 88 Persen dari Target

November 6, 2025 35 Dilihat

Siwindu.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2025. Acara penutupan digelar di Aula Bank BJB Cabang Kuningan, Rabu (5/11/2025), sekaligus memberikan penghargaan kepada para pengumpul dana terbaik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, didampingi Wakil Bupati Hj Tuti Andriani SH MKn, Anggota Komisi IV DPRD Kuningan Rosalina Devi Yanti SST, Penjabat Sekda sekaligus Ketua Panitia Bulan Dana PMI Dr Wahyu Hidayah MSi, jajaran Forkopimda, Kapolres, Dandim, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Kuningan, serta unsur relawan PMI.

Ketua Panitia Bulan Dana PMI, Dr Wahyu Hidayah, dalam laporannya menyampaikan, total dana yang berhasil dihimpun tahun 2025 mencapai Rp703.887.000, atau 88 persen dari target Rp800 juta. Capaian tersebut meningkat sekitar 40 persen dibanding tahun 2024 yang hanya mencapai sekitar Rp500 jutaan.

“Peningkatan ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran sosial dan semangat gotong royong masyarakat Kuningan. Di tengah tantangan ekonomi, masyarakat masih menempatkan kemanusiaan sebagai prioritas bersama,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung program kemanusiaan PMI seperti penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan dan donor darah, serta pembinaan generasi muda melalui KSR dan PMR di sekolah-sekolah.

Selama tahun 2025, PMI Kuningan telah menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di delapan desa serta korban rumah ambruk di tujuh lokasi. Dalam bidang pelayanan darah, hingga September 2025 telah terkumpul 14.788 labu darah, sementara kebutuhan masyarakat sebanyak 14.436 labu berhasil terpenuhi.

Dalam rangka HUT ke-80 PMI, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan sosial seperti pemberian penghargaan kepada pembina PMR berprestasi, pembagian 50 paket sembako, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 warga dan pelajar di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum.

“Semua ini adalah bentuk nyata kontribusi PMI dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Kuningan,” ucap Wahyu.

Sebagai bentuk apresiasi, PMI Kuningan juga memberikan piagam penghargaan dan cinderamata kepada instansi, lembaga, serta kecamatan yang melunasi lebih awal target pengumpulan dana.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif yang luar biasa dari semua pihak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi capaian Bulan Dana PMI 2025 yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Saya bahagia mendengar capaian yang meningkat, karena itu bukan sekadar angka, tapi cerminan empati dan semangat silih asah, asih, asuh. Namun saya juga perlu mengingatkan bahwa partisipasi sektor swasta masih harus ditingkatkan. Mereka berusaha di Kuningan, menggali rezeki di sini, maka sudah selayaknya turut berkontribusi bagi kegiatan sosial,” tegas Bupati Dian.

Menurutnya, gerakan kemanusiaan PMI adalah gerakan nurani yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat jabatan, status sosial, maupun warna politik.

“PMI bukan hanya tentang donor darah, tetapi gerakan nurani yang menumbuhkan empati dari lubuk hati terdalam. Ini adalah gerakan Tat Twam Asi, bahwa apa yang dirasakan orang lain, kita pun ikut merasakannya,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bingkai ‘Gema Sadulur’, yakni gotong royong lintas elemen pelajar, petani, ASN, dan masyarakat umum.

“Kemanusiaan tidak mengenal sekat. Momentum ini bukan penutup, melainkan titik tolak kebangkitan kepedulian sosial di Kabupaten Kuningan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *