Siwindu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat intensitas hujan yang mulai meningkat di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, SSTP, menyampaikan bahwa sejak Rabu (13/11/2025) sore, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Kuningan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, pohon tumbang, sambaran petir, hingga jalan licin.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada, terutama bagi yang masih beraktivitas di luar rumah. Cuaca hujan bisa menimbulkan risiko bencana, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir,” ujar Indra Bayu dalam keterangannya.
BPBD Kuningan juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlindung di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan deras disertai petir, serta segera mencari tempat aman jika terjadi angin kencang.
“Semoga tidak terjadi kebencanaan di wilayah Bapak/Ibu/Saudara. Namun bila ada kejadian bencana, segera laporkan kepada aparat pemerintah terdekat atau langsung ke BPBD Kabupaten Kuningan,” tambahnya.
Untuk mempercepat penanganan bila terjadi bencana, BPBD Kuningan telah menyiapkan Call Centre Pusdalops PB di nomor telepon (0232) 876233 atau melalui WhatsApp 0811 2442 444. Selain itu, masyarakat juga bisa menghubungi instansi layanan darurat lain, antara lain Damkar (0232) 871113 / 0813 2269 8881, PLN (0232) 2123, dan Telkom: (0232) 81111.
“Kami mohon peran aktif masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda bencana. Koordinasi cepat antara warga, aparat desa, dan petugas lapangan sangat penting agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” tegas Indra.
Sebagai upaya antisipasi, BPBD Kuningan terus memantau kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta desa-desa rawan bencana. Warga juga diimbau untuk membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga kondisi lingkungan agar risiko bencana bisa diminimalisir.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini