Ular Sanca 4 Meter Teror Permukiman Gewok, Damkar Kuningan Gerak Cepat Selamatkan Warga

1 minggu ago 8 Dilihat

SIWINDU.COM – Teror ular sanca menggemparkan warga Dusun Garunggang RT 16 RW 04 Desa Gewok, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Senin (26/1/2026) pagi.

Seekor ular sanca kembang sepanjang kurang lebih 4 meter, ditemukan berada di area kandang ayam milik warga dan sempat memangsa salah satu ternak.

Peristiwa menegangkan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.40 WIB. Saat hendak memberi makan ayam, Casrini (55) mendadak dikejutkan oleh kemunculan ular berukuran besar yang tengah melilit dan memakan ayam peliharaannya. Panik dan khawatir akan keselamatan keluarga, ia segera memanggil suaminya, Adhi (60).

Menyadari potensi bahaya yang mengancam, keluarga korban kemudian meminta bantuan Undang (46) untuk melaporkan kejadian tersebut ke Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Mendapat laporan warga, Tim Damkar UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung bergerak cepat. Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 06.12 WIB dan tiba sekitar pukul 06.50 WIB.

Dengan peralatan khusus dan penuh kehati-hatian, tiga personel piket Regu 2 Damkar melakukan proses evakuasi terhadap ular sanca raksasa tersebut. Meski berukuran besar dan berpotensi membahayakan, ular berhasil diamankan hanya dalam waktu sekitar 10 menit, tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menerangkan kejadian tersebut. Ia menegaskan, keberadaan ular di permukiman warga tidak boleh dianggap sepele.

“Ular yang dievakuasi merupakan ular sanca kembang dengan panjang sekitar empat meter. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mencoba menangkap ular sendiri karena sangat berbahaya,” ujar Andri.

Menurutnya, kemunculan ular ke permukiman kerap dipicu faktor lingkungan, seperti keberadaan kandang ternak dan semak-semak yang menjadi sumber makanan serta tempat persembunyian.

Baca Juga:  Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Cikadongdong Sadamantra, Masih Pencarian

“Jika warga menemukan ular atau satwa liar berbahaya lainnya, segera hubungi petugas Pemadam Kebakaran. Jaga kebersihan lingkungan dan hindari tumpukan barang yang bisa menjadi sarang hewan liar,” tambahnya.

Sekitar pukul 07.10 WIB, proses penanganan dinyatakan selesai. Ular sanca tersebut berhasil dievakuasi dan diamankan guna mencegah ancaman lanjutan bagi warga sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan respons cepat sangat penting dalam menghadapi potensi ancaman hewan liar di lingkungan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *