SIWINDU.COM – Upaya memerangi praktek rentenir dan bank emok, kini tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Kuningan ikut turun tangan dengan telah berjalannya koperasi sebagai solusi nyata pemberdayaan ekonomi perempuan dan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PD KPPG Kabupaten Kuningan, Saw Tresna Septiani SH didampingi Sekretaris Dra Mamah Salamah, dalam Pertemuan Rutin Bulanan KPPG yang digelar di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 90 pengurus dari total 131 pengurus KPPG tingkat kabupaten dan kecamatan. Jumlah tersebut terdiri dari 35 pengurus KPPG Kabupaten dan 96 pengurus KPPG Kecamatan yang tersebar di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan. Sejumlah pengurus lainnya berhalangan hadir karena sakit, urusan keluarga, maupun sedang berkabung.
Dalam kesempatan itu, Tresna mengungkapkan, KPPG Kabupaten Kuningan memiliki empat program andalan yang menjadi arah gerak organisasi, mulai dari penguatan struktur hingga aksi sosial dan ekonomi produktif.
Program pertama, yakni konsolidasi organisasi yang dilaksanakan setiap bulan melalui pertemuan rutin. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini bertujuan menanamkan militansi kader dan memperkuat peran KPPG sebagai organisasi sayap Partai Golkar.
“KPPG merupakan organisasi yang didirikan oleh Partai Golkar, sehingga seluruh pengurus dan anggota harus mampu berkontribusi dalam membesarkan Partai Golkar di daerah masing-masing, termasuk merekrut anggota baru secara berkelanjutan,” tegasnya.
Program kedua, Jumat Berkah, digelar setiap tiga bulan sekali melalui kegiatan KPPG Bersedekah. Bentuk kegiatannya meliputi pembagian snack, nasi kotak, sembako, hingga santunan bagi orang sakit, anak yatim, dan kaum dhuafa.
Sementara itu, program KPPG Berkarya yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali difokuskan pada peningkatan keterampilan masyarakat. Pelatihan yang diberikan antara lain pembuatan hantaran serta kerajinan dari barang bekas seperti tas, tempat sampah, tempat tisu, dan tempat pulpen dari tutup botol.
Adapun program keempat, KPPG Berdaya, diwujudkan melalui pendirian koperasi. Koperasi ini diharapkan menjadi sarana permodalan yang sehat dan terjangkau bagi anggota, sekaligus menjadi benteng ekonomi untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman berbunga tinggi.
“Melalui koperasi, kami ingin membantu anggota dan masyarakat agar tidak lagi terjerat bank emok. Ini juga menjadi bentuk dukungan nyata KPPG terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan kemandirian ekonomi,” ujar Wakil Ketua DPRD Kuningan dari Golkar itu.
Melalui rangkaian program tersebut, KPPG Kabupaten Kuningan menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi perempuan partai, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi dan sosial di tingkat akar rumput.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini