Siwindu.com – Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan selama enam hari pelaksanaan Parade Tasmi Al-Qur’an 30 Juz yang dirangkaikan dengan Tarhib Ramadan 1447 H, 12–17 Februari 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Kampus 1 dan Masjid Kampus 2, melibatkan seluruh santri dari kelas VII hingga kelas XII.
Parade tasmi menjadi agenda rutin pembinaan tahfidz menjelang Ramadan. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya menguatkan hafalan, tetapi juga memperbaiki kualitas bacaan serta meneguhkan komitmen dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua panitia, Ustdz Ade Abdul Rozaq SPd, menjelaskan, tahun ini tasmi dilaksanakan di dua lokasi sebagai bentuk pemerataan kegiatan sekaligus optimalisasi pembinaan hafalan santri.
“Parade tasmi ini menjadi bagian dari Tarhib Ramadan. Harapannya, para santri menyambut bulan suci dengan hati yang lebih dekat kepada Al-Qur’an, sekaligus menyiapkan diri untuk agenda haflah tahfidz yang akan datang,” ujarnya.
Lantunan ayat-ayat suci terdengar silih berganti sepanjang pelaksanaan kegiatan. Nuansa haru dan kekhusyukan terasa kuat, baik di kalangan santri, asatidz, maupun tamu undangan yang hadir menyaksikan proses tasmi.
Dalam acara penutupan, perwakilan yayasan, Ustdz Dani Fauzi, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para pembimbing tahfidz. Ia menilai tasmi menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan Al-Qur’an di lingkungan pesantren.
“Kami bersyukur melihat kesungguhan para santri. Tasmi ini bukan sekadar menyelesaikan hafalan, tetapi menjadi amanah yang harus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Tarhib Ramadan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar pesantren,” tuturnya.
Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Sekretaris Yayasan, disertai penyerahan apresiasi kepada santri dan guru yang telah menuntaskan tasmi. Penghargaan disampaikan oleh penanggung jawab tahfidz putri sebagai bentuk penghormatan atas kesungguhan para penghafal Al-Qur’an.
Pada kategori ikhwan, tasmi diikuti oleh Muhammad Haidar Rahman (kelas X) juz 1–18, Fikri Shafa Miftahurahman (kelas IX) juz 28, Alif Fatih Muzhafar juz 29, serta Faqih Nur Faturrahman juz 30.
Sementara pada kategori akhwat, peserta tasmi meliputi Syahira Salsabil Kurnia (kelas X) juz 1, Khadita Suraya Zaida Ahmad (kelas IX) juz 2, Aqila Humaira Aditya (kelas IX) juz 3, Salma Ainun Mardiyah (kelas IX) juz 4, Aquilla Zafira Rahmayana (kelas IX) juz 5, D Nita Salsabila (kelas IX) juz 6, Pebianti Sundari (kelas IX) juz 7, Afnan Salsabila (kelas IX) juz 8, Auliatusshofi Adzkiyah (kelas IX) juz 9, Aura Siti Rahmayati (kelas XII SMK) juz 10, Fitri Nadiana (kelas IX) juz 11.
Kemudian Sumayyah Nurul Tadhhiyah (kelas XII SMA) juz 12, Wafa Adzkiya Halim (kelas IX) juz 13, Nadzira Aufa Shahia (kelas IX) juz 14, Zalfa Dhiya Afifah (kelas XII SMA) juz 15, Lydia Rahmatina (kelas IX) juz 16, Ana Amiliatal Amanah (kelas XII SMK) juz 17, Tsani Auli Rahma (kelas XII SMA) juz 18, Jihan Fauziah (kelas XII SMA) juz 19, Mila Nurjamillah (kelas XII SMK) juz 20, Siti Badriyah (kelas XII SMK) juz 21.
Lalu ada Arsa Nitya Athifa (kelas IX) juz 22, Silvi Aini Nurrohmah (kelas XII SMA) juz 23, Hanifa Alvionisa (kelas XII SMA) juz 24, Maryam Tsabitah (kelas XII SMA) juz 25, Nazifa Alya Ramadhani (kelas IX) juz 26, Shilby Nazwa Aini (kelas IX) juz 27, Nayla Giam Alghaniya (kelas XI) juz 28, Anisa Rahayu Ningrum (kelas XI) juz 29, dan Nikheisa Al Farras (kelas VIII) juz 30.
Peserta tasmi didominasi santri kelas IX dan XII dari jenjang SMP, SMA, dan SMK, dengan partisipasi kelas VIII, X, dan XI. Hal ini menunjukkan kesinambungan program tahfidz di lingkungan pesantren.
Parade Tasmi 30 Juz ini menjadi penanda bahwa persiapan menyambut Ramadan tidak hanya dilakukan secara lahiriah, tetapi juga melalui penguatan ruhani.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini