12 Tahun Tak Pernah Putus Tiap Ramadan, Warga BTN Cijoho Santuni Puluhan Yatim

Maret 13, 2026 14 Dilihat

Siwindu.com – Semangat berbagi di bulan Ramadan kembali terlihat di lingkungan Perumahan Griya Lingga Asri (GLA) / BTN, Kelurahan Cijoho, Kecamatan Kuningan. Kompleks yang dikenal sebagai tempat tinggal sejumlah pejabat daerah ini kembali menggelar santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 025 RW 003 itu dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dengan mengusung tema “Menebar Kepedulian, Menguatkan Silaturahmi dalam Kebersamaan Menyambut Hari Raya Idul Fitri.”

Lebih dari 50 penerima santunan hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari anak yatim, lansia, serta warga kurang mampu yang berasal dari belasan RT di wilayah Kelurahan Cijoho.

Kegiatan sosial yang telah berlangsung lebih dari satu dekade tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, istri Bupati sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Ela Helayati, Camat Kuningan Deni Hamdani, serta Ketua Komisi II DPRD Kuningan Jajang Jana yang juga merupakan warga kompleks tersebut.

Ketua RT 025 RW 003 sekaligus pelaksana kegiatan, Dedi Rusyadi yang akrab disapa Dedi Magrib, mengatakan santunan dan buka bersama telah menjadi tradisi tahunan warga GLA setiap Ramadan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial antarwarga yang sehari-hari disibukkan oleh aktivitas masing-masing.

“Tradisi ini sudah berjalan sekitar 12 tahun. Setiap Ramadan kami selalu menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama sebagai sarana mempererat silaturahmi di lingkungan warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah penerima santunan tahun ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Total penerima mencapai lebih dari 50 orang yang berasal dari sekitar 12 RT di wilayah Cijoho.

Baca Juga:  Silaturahmi Ramadhan, Golkar Yakin Kuningan Melesat di Bawah Kepemimpinan Dian-Tuti

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun donatur terus bertambah. Santunan tahun ini menjangkau lebih dari 50 penerima dari berbagai RT di Cijoho,” jelasnya.

Dedi menambahkan, seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari donasi warga Perumahan Griya Lingga Asri serta dukungan sejumlah pihak yang turut berpartisipasi.

“Tahun ini kami juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan Ayamku yang ikut memberikan dukungan untuk kegiatan santunan,” kata Pria yang juga kini akrab disapa KDM (Kang Dedi Magrib) itu.

Dalam suasana santai setelah kegiatan, Dedi Magrib juga sempat berkelakar mengenai identitas kompleks GLA yang dikenal sebagai tempat tinggal sejumlah pejabat daerah.

“Dulu istilahnya komplek Cendana karena banyak pejabat. Sekarang di GLA malah jadi komplek BUAS, singkatan dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda. Semua ada di sini,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi tradisi kebersamaan yang terus dijaga warga Griya Lingga Asri selama bertahun-tahun.

Menurutnya, kegiatan seperti santunan dan buka puasa bersama memiliki nilai penting dalam memperkuat solidaritas sosial, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Menyambut Idulfitri bukan hanya membersihkan diri, tetapi juga menyucikan hati dan menjaga kebersamaan di lingkungan masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Camat Kuningan Deni Hamdani yang menilai kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya kepedulian sosial warga terhadap masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah kegiatan ini terus berlanjut dan sudah berjalan hampir sebelas tahun, berkat dukungan dan empati dari seluruh tokoh masyarakat dan warga,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat, Jeje Sudiaji, pensiunan guru salah satu SMA negeri di Kuningan. Ia menilai keberlangsungan kegiatan selama lebih dari satu dekade menjadi bukti kekompakan warga kompleks.

Baca Juga:  RT KDM Berbagi di Cijoho, Santuni Yatim dan Buka Puasa Bersama

“Selama 12 tahun kegiatan ini berjalan lancar karena kekompakan warga. Peran Pak RT Dedi juga sangat besar dalam menggerakkan kegiatan ini, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ungkapnya.

Bagi warga Griya Lingga Asri, santunan anak yatim dan buka puasa bersama bukan sekadar agenda tahunan. Tradisi ini telah menjadi simbol kepedulian sosial dan kebersamaan yang terus dijaga di tengah kehidupan perkotaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *