Ikut Retreat Nasional di Magelang, Nuzul Rachdy: DPRD Harus Jadi Mitra Kritis Pemda

Ikut Retreat Nasional di Magelang, Nuzul Rachdy: DPRD Harus Jadi Mitra Kritis Pemda
Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy (kedua dari kanan tengah) saat mengikuti materi retreat bersama para Ketua DPRD se-Indinesia di Magelang, Kamis (17/4/2026). Foto: ist
2 menit ago 4 Dilihat

Siwindu.com – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai mitra kritis pemerintah daerah. Hal itu diungkapkan Nuzul disela kegiatan retreat nasional bersama para Ketua DPRD se-Indonesia bersama Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan yang diikuti pimpinan legislatif dari seluruh Indonesia tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan, sekaligus menyelaraskan peran DPRD dalam mendukung kebijakan nasional di daerah.

“DPRD tidak boleh hanya menjadi pelengkap. Kita harus menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah, memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegas Nuzul dalam keterangan tertulisnya.

Ia menilai, retreat yang digelar Lemhannas memberikan pemahaman komprehensif terkait tugas dan fungsi DPRD dalam sistem pemerintahan, termasuk dalam hal legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang efektif.

Pada agenda hari kedua, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari hubungan kelembagaan legislatif dengan pemerintah daerah, kebijakan kedaulatan pangan, hingga pengaruh geopolitik terhadap ketahanan nasional. Selain itu, peserta juga dibagi ke dalam kelas-kelas tematik yang membahas isu kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Nuzul, dinamika global saat ini menuntut DPRD untuk lebih adaptif dan responsif dalam merumuskan kebijakan di daerah.

“Kita di daerah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinkronisasi yang kuat dengan pemerintah pusat, tapi tetap dengan fungsi kontrol yang berjalan. Itu yang ditekankan dalam retreat ini,” ujarnya.

Ia berharap, hasil dari kegiatan tersebut dapat diimplementasikan di Kabupaten Kuningan, khususnya dalam memperkuat kualitas kebijakan publik dan meningkatkan sinergi antara legislatif dan eksekutif.

“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan perspektif yang didapat di sini bisa diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *