Siwindu.com – Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kuningan memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Dengan mengandalkan empat petinju terbaik, kontingen tinju Kabupaten Kuningan membidik dua medali emas sekaligus membuka peluang menambah perolehan medali perunggu.
Dua petinju putra, Walmer dan Anis, menjadi tumpuan utama untuk merealisasikan target tersebut. Sementara itu, Zaid dan Via diharapkan mampu melangkah hingga babak semifinal demi memperbesar peluang Kuningan membawa pulang medali dari ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Umum Pengkab PERTINA Kabupaten Kuningan, H Deden Kurniawan SE MSi, mengungkapkan target itu saat wawancara di Puspa Langlang Buana, Minggu malam (1/11/2026). Ia didampingi Ketua Harian Denny Rosmayadi SSTP MSi, Manajer Hamdan Harismaya, dan Pelatih Didin Ikhwanudin.
Deden mengatakan, persiapan telah dilakukan dengan memaksimalkan potensi empat atlet yang akan memperkuat kontingen Kuningan. Meski jumlah atlet terbatas, pihaknya optimistis mampu bersaing dan memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Modal kita empat atlet. Target utama dua emas putra dari Walmer dan Anis. Mudah-mudahan Via dan Zaid bisa lolos semifinal sehingga kita bisa mendapatkan tambahan medali perunggu,” ungkap Deden kepada sejumlah wartawan, Minggu (1/10/2026) malam.
Nama Walmer menjadi salah satu sorotan dalam persiapan PERTINA Kuningan menuju Porprov XV 2026. Petinju kelas 60 kilogram tersebut memiliki pengalaman mengikuti kompetisi tingkat provinsi pada 2014, 2018, dan 2022.
Pengalaman itu menjadi modal berharga bagi Walmer untuk kembali bersaing memperebutkan medali emas. Jika berhasil menjadi juara pada Porprov 2026, ia berpeluang mencatatkan prestasi hattrick atau tiga kali meraih gelar juara, sesuai catatan prestasi yang disampaikan PERTINA Kuningan.
Deden berharap Walmer mampu menjaga konsistensi penampilan dan memanfaatkan pengalamannya dalam menghadapi lawan-lawan tangguh.
“Walmer sudah tiga kali berturut-turut mengikuti Porda atau Porprov. Mudah-mudahan di 2026 ini bisa kembali meraih emas. Mohon doanya,” harap Deden.
Selain Walmer, Anis yang turun di kelas 71 kilogram juga dipersiapkan untuk menjadi penyumbang medali emas bagi Kabupaten Kuningan.
Di sisi lain, Zaid dan Via tetap memiliki peluang untuk memberikan kontribusi bagi kontingen. Keduanya diharapkan mampu melewati pertandingan demi pertandingan hingga menembus semifinal.
Meski membidik dua medali emas, PERTINA Kuningan menyadari persaingan cabang olahraga tinju pada Porprov Jawa Barat tidak akan mudah. Sejumlah daerah memiliki atlet-atlet berpengalaman yang berpotensi menjadi penghalang bagi langkah para petinju Kuningan.
Deden secara khusus menyebut Kabupaten Bekasi dan Bogor sebagai daerah yang patut diwaspadai. Menurutnya, kedua daerah tersebut memiliki banyak atlet dengan pengalaman bertanding di level nasional.
“Lawan terberat tetap Bekasi dan Bogor, karena atlet-atlet nasional banyak terkonsentrasi di dua daerah tersebut,” ujarnya.
Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Kuningan. Karena itu, kesiapan teknik, kekuatan fisik, dan mental bertanding menjadi faktor penting yang harus dimaksimalkan sebelum para atlet memasuki arena pertandingan.
Untuk menghadapi persaingan tersebut, PERTINA Kuningan telah menjalankan pemusatan latihan atau training camp (TC) sejak Agustus 2026.
Program ini difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, serta kesiapan mental atlet agar mampu tampil maksimal saat menghadapi lawan dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Berdasarkan agenda yang disampaikan PERTINA Kuningan, kontingen tinju dijadwalkan berangkat pada 9 November 2026. Sebelum pertandingan dimulai, para peserta akan mengikuti rangkaian manajer meeting, technical meeting, dan drawing.
Adapun pertandingan cabang olahraga tinju dijadwalkan mulai berlangsung pada 11 November 2026.
Deden menegaskan, Porprov bukan sekadar ajang untuk mengejar medali, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kuningan untuk mempertahankan eksistensi dan meningkatkan prestasi olahraga tinju di tingkat provinsi.
“Porprov ini sangat penting karena menyangkut prestasi daerah. Kita ingin Kuningan tidak tertinggal dalam cabang olahraga tinju,” tegasnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini
