Dr Kana Kurniawan Soroti Peran Strategis PUI dalam MoU dengan Kementerian ATR/BPN

Dr Kana Kurniawan Soroti Peran Strategis PUI dalam MoU dengan Kementerian ATR/BPN
Sekjen DPP PUI Dr Kana Kurniawan (kedua dari kiri) beserta jajaran, foto bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, usai penandatanganan MoU di Kota Sukabumi, Rabu (16/4/2025). Foto: ist
April 17, 2025 117 Dilihat

Siwindu.com – Langkah strategis dilakukan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Umat Islam (DPP PUI) bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN RI) melalui penandatanganan nota kesepahaman yang digelar di Auditorium KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi, Rabu (16/4/2025).

Di balik momentum tersebut, sosok Dr Kana Kurniawan MAhk, Sekretaris Jenderal DPP PUI yang juga mantan aktivis mahasiswa asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tampil sebagai representasi suara muda PUI yang membawa napas pembaruan dalam kerja-kerja keumatan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting bagi PUI, organisasi Islam yang telah berdiri sejak tahun 1917 dan turut berkontribusi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat memperkuat tata kelola aset dan tanah wakaf milik PUI, khususnya yang berkaitan dengan lembaga pendidikan dan sosial.

Dr Kana menegaskan, kerja sama ini adalah bukti nyata bahwa peran PUI dalam membangun bangsa sejak sebelum kemerdekaan mendapat apresiasi negara.

“Kerja sama ini adalah wujud kepercayaan pemerintah terhadap peran sejarah dan keberlanjutan PUI dalam mencerdaskan dan memajukan bangsa. Ini juga menjadi peluang besar untuk menata dan memperkuat administrasi aset lembaga pendidikan, dakwah, dan sosial milik PUI di seluruh Indonesia,” ungkapnya kepada Siwindu.com, Kamis (17/4/2025).

Sebagai tokoh muda, Dr Kana membawa semangat regenerasi dalam tubuh PUI. Ia menyampaikan bahwa semangat aktivisme yang dulu ia gelorakan semasa menjadi mahasiswa kini menemukan ruang implementasi yang konkret dalam kerja-kerja kelembagaan.

“Kami ingin memastikan bahwa perjuangan para pendiri PUI tidak berhenti hanya pada romantisme sejarah. Melainkan terus hidup dalam kerja-kerja profesional yang berdampak, terutama dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan tata kelola aset yang tertib dan berkelanjutan,” ujar doktor muda tersebut.

Baca Juga:  Apresiasi Instruksi KDM, Sekjen DPP PUI Desak Pembenahan Total Layanan RSUD di Kuningan

Dalam kesempatan tersebut, hadir Menteri ATR/BPN RI, Nusron Wahid yang secara khusus mengapresiasi peran panjang PUI dalam sejarah bangsa.

“PUI lahir sebelum Indonesia merdeka, dan ikut serta dalam proses kemerdekaan serta perumusan dasar negara. Maka, kerja sama ini adalah bentuk perhatian negara terhadap peran strategis PUI dalam membangun Indonesia,” ucap Nusron.

Selain Dr Kana, jajaran pimpinan PUI yang hadir antara lain Ketua Majelis Syura KH Nurhasan Zaidi, Wakil Ketua Majelis Syura Dr KH Munandi Saleh MSi, Wakil Ketua Umum H Maman Abdurahman MSi, dan Irfan Ahmad Fauzi MHum. Turut hadir Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, serta para pimpinan lembaga pendidikan Syamsul Ulum dan unsur PUI dari tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi.

Momentum ini menjadi penanda bahwa kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dapat saling memperkuat, selama dibangun atas dasar saling percaya dan visi yang sejalan untuk masa depan Indonesia. Bagi Dr Kana dan PUI, ini adalah bagian dari langkah nyata menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *