Hasil Open Bidding Sekda Kuningan Dibatalkan? Publik Tunggu Penjelasan

Juni 11, 2025 73 Dilihat

Siwindu.com – Open Bidding (Seleksi Terbuka) pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan yang telah diproses pada masa Penjabat (Pj) Bupati Iip Hidajat, dikabarkan bakal dibatalkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, usulan pembatalan hasil seleksi tersebut telah diajukan oleh Pemda Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati Dian Rachmat Yanuar kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Meski kabar pembatalan ini telah santer beredar, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Pemda Kuningan terkait alasan atau latar belakang keputusan tersebut. Padahal, proses open bidding yang sudah berjalan itu sebelumnya telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta persetujuan dari Kemendagri.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM Frontal, Uha Juhana, meminta Pemda bersikap terbuka kepada publik. Ia menilai, pembatalan seleksi yang telah menghasilkan tiga besar nama calon Sekda, perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

“Pemerintah harus menjelaskan secara terbuka apa alasan pembatalan itu. Jangan sampai ini menimbulkan kesan bahwa seleksi hanya formalitas atau sarat kepentingan,” tegas Uha dalam keterangannya, Rabu (11/6/2025).

Uha juga menyinggung anggaran daerah yang telah terpakai untuk pelaksanaan open bidding tersebut. Menurutnya, dalam situasi pemerintah pusat dan daerah sedang menggalakkan efisiensi, penggunaan anggaran sebesar Rp400 juta untuk proses seleksi yang dibatalkan tentu perlu dipertanggungjawabkan.

“Ini uang rakyat, jadi harus jelas penggunaannya. Jangan sampai ada pemborosan yang tidak berdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar ke depan tidak ada lagi praktek penunjukan pejabat Sekda berstatus Penjabat (Pj) atau Pelaksana Harian (Plh) yang hanya sebagai formalitas.

“Kita berharap diskresi yang diambil Bupati adalah demi kemajuan birokrasi dan bukan demi kepentingan pribadi atau kelompok. Jangan sampai ada Sekda boneka yang hanya bertugas asal bapak senang,” tutup Uha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *