Reses di Cilaja, Toto Suharto Serap Aspirasi Warga dan Dorong Penguatan Koperasi Desa

Reses di Cilaja, Toto Suharto Serap Aspirasi Warga dan Dorong Penguatan Koperasi Desa
Anggota Fraksi PAN DPRD Jawa Barat Toto Suharto, menggelar reses di Desa Cilaja Kecamatan Kramatmulya, Kuningan, Senin (21/7/2025) siang. Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
Juli 21, 2025 54 Dilihat

SIWINDU.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Drs Toto Suharto SFarm Apt, menggelar kegiatan reses di Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Senin (21/7/2025) siang. Reses ini berlangsung di Aula Balai Desa Cilaja dan diikuti puluhan warga dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi PAN Dapil 2, Hj Lin Yulyanti SE, serta Kepala Desa Cilaja Diding, Ketua MUI KH Engkus Kusnadi, Ketua DPC PAN Kramatmulya Iis, perangkat desa, BPD, tokoh pemuda, dan puluhan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Toto menyampaikan, dirinya kini duduk di DPRD Jabar melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Dapil Jabar XIII, meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Namun, ia menegaskan dirinya bukan orang baru bagi warga Kuningan, karena telah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten, bahkan sempat menjabat Wakil Ketua DPRD Kuningan.

“Saya kembali ke tengah masyarakat yang selama ini sudah saya dampingi sejak di DPRD Kabupaten. Kini saya membawa aspirasi itu ke level provinsi,” kata Toto.

Dalam forum reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari pembangunan saluran irigasi, Tembok Penahan Tebing (TPT), penguatan UMKM, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Namun, yang cukup menarik perhatian adalah pembahasan soal koperasi desa.

Toto menilai koperasi desa merupakan potensi besar yang selama ini belum dimaksimalkan. Ia bahkan mendorong agar setiap desa memiliki koperasi yang aktif dan terkelola secara profesional.

“Koperasi desa ini jangan dipandang sebelah mata. Kalau dikelola dengan manajemen yang benar, koperasi bisa jadi solusi ekonomi kolektif, menopang UMKM, bahkan membantu pembiayaan petani dan pelaku usaha kecil,” ujar Toto.

Baca Juga:  Toto Suharto Reses di Mulyajaya, Warga Keluhkan Buku LKS, Alsintan, dan Usulan Rumah Produksi UMKM

Ia menjelaskan, keberadaan koperasi seharusnya menjadi instrumen ekonomi desa yang berdiri di atas semangat gotong royong dan kemandirian. Menurutnya, pemerintah provinsi harus hadir memberi dukungan lewat pelatihan manajemen, akses permodalan, hingga digitalisasi koperasi.

“Kita akan dorong agar Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat menaruh perhatian khusus ke koperasi desa, terutama di wilayah Kuningan. Ini bagian dari membangun ekonomi dari bawah, dari desa,” tambahnya.

Selain koperasi, Toto juga berjanji akan mengawal berbagai usulan pembangunan infrastruktur dasar yang disampaikan warga, termasuk irigasi pertanian dan penguatan kelompok UMKM.

“Aspirasi masyarakat akan kami tindak lanjuti. Insya Allah semua catatan dari Cilaja ini tidak hanya berhenti di forum, tapi kita perjuangkan dalam pembahasan di DPRD Jabar,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *