Siwindu.com – Tour de Linggarjati (TdL) ke-8 Kabupaten Kuningan resmi mendapat izin keramaian dari Mabes Polri Baintelkam, sehingga siap digelar pada Sabtu–Minggu, 13–14 September 2025.
Ketua Panitia Pelaksana dr Yanuar Firdaus Sukardi MKM, menjelaskan, surat izin dengan Nomor SI/728/IX/YAN.2.1./2025/BAINTELKAM diterbitkan 3 September 2025 dan ditandatangani atas nama Kepala Baintelkam Polri oleh Kombes Pol Viyosef Sriyono SH SIK MH. Izin ini diberikan setelah panitia memenuhi semua persyaratan, kegiatan dinilai sesuai kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, dan tidak terdapat potensi gangguan keamanan atau ketertiban masyarakat.
“Kami bersyukur izin resmi sudah keluar. Ini memastikan TdL ke-8 dapat digelar sesuai jadwal, dengan peserta dari berbagai negara, tidak hanya sebagai balap sepeda tetapi juga sebagai ajang sport tourism,” ungkap dr Yanuar dalam keterangannya.
Adapun keterangan dalam surat izin keramaian tersebut, memuat jenis kegiatan berupa keramaian (Balap Sepeda TdL ke-8) yang akan dilaksanakan 13–14 September 2025, pukul 07.00–21.30 WIB. Start dan finish berlokasi di wilayah Pertokoan Jalan Siliwangi Kuningan, dengan jumlah peserta sekitar 500 orang
Mabes Polri menekankan panitia untuk menjaga keamanan, melaporkan kegiatan ke kepolisian setempat 7 x 24 jam sebelum acara, serta menyampaikan laporan hasil kegiatan selambat-lambatnya satu minggu setelah acara
Surat izin ini juga ditembuskan kepada Kapolri, Kabaintelkam Polri, Kapolda Jawa Barat, Karoanalis Baintelkam Polri, dan Dirsosbud Baintelkam Polri.
Tour de Linggarjati pertama kali digelar beberapa tahun lalu sebagai balap sepeda tingkat nasional, kemudian berkembang menjadi ajang internasional yang menggabungkan olahraga, wisata, dan promosi budaya lokal. Rute TdL biasanya melewati sejumlah lokasi ikonik di Kabupaten Kuningan, termasuk Jalan Siliwangi sebagai titik start dan finish, pusat keramaian dan pusat kota Kuningan.
Kemudian kawasan pegunungan dan perbukitan Linggarjati, menawarkan tantangan bagi atlet dan pemandangan alam yang memukau. Desa-desa sekitar, tempat peserta dapat menikmati budaya lokal, kuliner khas, dan keramahan warga.
Kegiatan ini juga dikenal sebagai sport tourism, karena setiap tahunnya menarik peserta dari berbagai provinsi bahkan mancanegara, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
“Dengan izin Mabes Polri sudah diterbitkan, panitia memastikan semua persiapan keamanan, logistik, dan fasilitas peserta berjalan maksimal agar TdL ke-8 sukses digelar di Kabupaten Kuningan,” pungkas dr Yanuar.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini