Siwindu.com – Setelah dilantiknya Uu Kusmana SSos MSi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan oleh Bupati Dr Dian Rachmat Yanuar MSi, Kamis (6/11/2025) kemarin, kini posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) resmi lowong. Kondisi ini menuntut langkah cepat dari Pemkab untuk menunjuk pejabat Pelaksana Tugas (Plt), demi menjaga keberlangsungan roda pemerintahan di sektor pendidikan.
Ketua LSM Frontal, Uha Juhana, menegaskan pentingnya kecepatan dan ketepatan Bupati dalam menunjuk Plt Kadisdik. Ia menilai, Dinas Pendidikan adalah salah satu instansi strategis yang tidak boleh mengalami kevakuman kepemimpinan terlalu lama.
“Dinas Pendidikan Kuningan itu organisasi besar, dengan tanggung jawab yang sangat vital terhadap generasi muda dan pelayanan publik. Karena itu, pengisian Plt Kadisdik secepatnya tentu langkah yang tepat dan bijaksana,” ujar Uha Juhana dalam keterangannya kepada Siwindu.com, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, penunjukan Plt merupakan mekanisme yang wajar dilakukan ketika terjadi kekosongan jabatan struktural, apalagi di level pimpinan OPD. Dalam prosedurnya, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Bupati Kuningan, akan mengeluarkan surat perintah penunjukan Plt dari kalangan pejabat yang memenuhi syarat.
“Plt tidak perlu dilantik karena sifatnya sementara, hanya untuk memastikan roda birokrasi tetap berjalan. Namun kewenangannya terbatas, terutama dalam hal pengambilan keputusan strategis,” jelasnya.
Berdasarkan Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN), masa jabatan Plt maksimal hanya tiga bulan, dan dapat diperpanjang satu kali dengan durasi yang sama. Artinya, kata Uha, posisi Plt tidak boleh lebih dari enam bulan.
Uha juga mengingatkan agar kekosongan jabatan tidak dibiarkan terlalu lama karena bisa berdampak terhadap kinerja dan soliditas internal Dinas Pendidikan.
“Jangan sampai kekosongan jabatan Kadisdik ini berimbas pada melemahnya koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat. Dunia pendidikan kita butuh pemimpin yang sigap dan tegas,” tegasnya.
Ia berharap, siapa pun yang nantinya ditunjuk sebagai Plt Kadisdik dapat bekerja efektif, menjaga stabilitas, dan melanjutkan program-program prioritas pendidikan yang sudah berjalan di era kepemimpinan Uu Kusmana sebelumnya.
“Yang paling penting adalah menjaga ritme kerja agar pelayanan publik di bidang pendidikan tetap optimal,” pungkas Uha Juhana.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini