Siwindu.com – Suasana penuh kebersamaan dan kental nilai budaya mewarnai puncak Milangkala ke-208 Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, yang digelar di halaman Balai Desa setempat, Selasa (11/11/2025). Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat tumpah ruah merayakan hari bersejarah bagi desa yang dikenal kaya akan tradisi dan semangat gotong royong tersebut.
Rangkaian kegiatan Milangkala telah berlangsung sejak Juni 2025, meliputi penataan lingkungan, gerak jalan sehat, Yasin Akbar, pentas seni warga, hingga ziarah makam leluhur dan istighosah. Sebagai puncaknya, malam hari digelar pagelaran wayang golek oleh dalang Anha (Khanha) dari Bandung, yang menjadi tontonan sekaligus tuntunan bagi masyarakat.
Dalam momentum bersejarah itu, hadir Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, yang disambut meriah oleh warga, perangkat desa, dan para tokoh masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kuningan ini menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat Dukuhpicung.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan, peringatan hari jadi desa bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi kehidupan masyarakat.
“Ruh perjuangan para pendahulu jangan sampai hilang. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan meneruskan cita-cita mereka melalui pembangunan yang berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan, makna kesejahteraan sejati tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi dari rasa bahagia dan ketenangan hidup masyarakat desa.
“Kalau masyarakat tersenyum karena hidupnya tenang, sehat, dan sejahtera, itulah keberhasilan pembangunan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Dukuhpicung H Iran Irianto beserta perangkat desa, lembaga masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kaum perempuan yang terus menjaga kekompakan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Selamat ulang tahun untuk Desa Dukuhpicung yang ke-208. Jadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi, sejauh mana kita telah memberikan kontribusi bagi desa kita tercinta,” tuturnya.
Selain itu, Bupati Dian juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga hasil pembangunan, termasuk kepedulian terhadap fasilitas publik seperti drainase dan kebersihan lingkungan agar infrastruktur desa tidak cepat rusak.
“Dukuhpicung adalah desa yang memiliki sejarah panjang dan potensi besar. Mari kita jaga keakraban dan kebersamaan ini, karena itulah investasi sosial terbesar untuk masa depan desa yang melesat,” katanya menutup sambutan.
Sementara itu, Kepala Desa Dukuhpicung, H Iran Irianto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga atas semangat dan partisipasi mereka dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Milangkala.
“Apa yang kita lihat hari ini adalah bukti semangat kebersamaan warga Dukuhpicung. Tanpa gotong royong dan sinergi seluruh elemen, mustahil acara ini bisa berjalan meriah,” ujarnya.
Panitia pelaksana Ajat Munajat turut menambahkan, keberhasilan Milangkala kali ini merupakan hasil kekompakan dan dukungan penuh dari seluruh pihak.
“Alhamdulillah, seluruh acara berjalan lancar berkat kekompakan warga dan dukungan pemerintah desa serta para tokoh masyarakat,” katanya.
Sebagai penutup, secara simbolis Kepala Desa Dukuhpicung menyerahkan cinderamata berupa buku sejarah Desa Dukuhpicung kepada Bupati Kuningan. Penyerahan tersebut menjadi simbol penghargaan dan pelestarian nilai-nilai sejarah serta warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Acara turut dihadiri Forkopimcam Luragung, para kepala desa se-Kecamatan Luragung, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang memadati halaman Balai Desa dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini