Program Aspirasi DPRD Kuningan Banyak Dicoret? Ini Tanggapan Ketua Dewan

Program Aspirasi DPRD Kuningan Banyak Dicoret? Ini Tanggapan Ketua Dewan
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy saat diwawancarai usai Shalat Jumat (19/12/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
Desember 19, 2025 84 Dilihat

SIWINDU.COM – Sejumlah program aspirasi anggota DPRD Kuningan tahun anggaran 2025 dikabarkan banyak dicoret.

Beberapa program yang kini dikenal sebagai Pokok-pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan memang sudah mulai terealisasi, namun kabar yang beredar menyebut aspirasi dari anggota dewan yang berasal dari partai non pendukung pasangan Bupati-Wakil Bupati Kuningan Dian-Tuti pada Pilkada 2024, justru dicoret. Sementara aspirasi anggota dewan dari partai pengusung disebut tidak terdampak.

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, enggan menanggapi isu pencoretan tersebut secara rinci. Namun ia tidak menampik, aspirasi anggota DPRD Fraksi PDIP juga banyak yang dicoret. Ia lebih menyoroti realisasi kegiatan reses DPRD yang hingga kini belum jelas dapat dilaksanakan atau tidak.

“Ya, tahun ini kita kembali mengalami satu kesulitan fiskal. Ada beberapa program kegiatan yang terhambat, termasuk kegiatan reses DPRD, padahal itu amanat Undang-Undang. Sampai hari ini belum bisa dilaksanakan karena anggaran tidak ada,” ujar Nuzul dalam wawancara dengan Siwinduna.com, Jumat (19/12/2025) siang.

Menurut Nuzul, pemerintah daerah, khususnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), perlu melakukan harmonisasi keuangan. Terutama untuk program-program yang menjadi amanat undang-undang dan langsung berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Ini mohon menjadi perhatian pemerintah daerah. Proses yang berkaitan langsung dengan masyarakat, termasuk kegiatan-kegiatan yang sampai saat ini belum dilaksanakan, sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi saat ini sudah menjelang akhir tahun,” tegasnya.

Hingga kini, isu pencoretan aspirasi dan ketidakjelasan realisasi program reses masih menjadi sorotan publik, terutama terkait pemerataan penggunaan anggaran DPRD di Kabupaten Kuningan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *