Diskatan Kuningan Beberkan Deretan Prestasi Selama Tahun 2025

Diskatan Kuningan Beberkan Deretan Prestasi Selama Tahun 2025
Diskatan Kabupaten Kuningan menggelar acara refleksi akhir tahun 2025 dengan membeberkan sederet prestasi di bawah kepemimpinan Wahyu Hidayah. (Foto: ist)
Januari 1, 2026 14 Dilihat

SIWINDU.COM – Menutup perjalanan kerja sepanjang Tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Penyambutan Tahun Baru 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Diskatan Kabupaten Kuningan dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat kebersamaan.

Refleksi akhir tahun tersebut menjadi momentum penting bagi Diskatan untuk melakukan evaluasi kinerja, memperkuat soliditas internal, sekaligus meneguhkan komitmen pengabdian dalam menghadapi tantangan sektor ketahanan pangan dan pertanian ke depan.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran Diskatan Kabupaten Kuningan, mulai dari pejabat struktural dan fungsional, ASN, PPPK, PPPK PW, penyuluh pertanian, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), petugas lapangan, staf administrasi, tenaga pendukung, hingga anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskatan.

Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah MSi, hadir langsung memberikan arahan dan refleksi akhir tahun, didampingi Ketua DWP Diskatan Kabupaten Kuningan, Rika Farliani SE MSi.

Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan, refleksi akhir tahun bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang evaluasi untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas kinerja.

“Sepanjang Tahun 2025, sektor ketahanan pangan dan pertanian dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, hingga tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik. Namun berkat kebersamaan dan kerja keras, Diskatan mampu terus bergerak dan beradaptasi,” ujarnya.

Wahyu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai Diskatan, khususnya penyuluh pertanian dan POPT yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan.

“Penyuluh dan POPT hadir langsung di tengah petani, melakukan pendampingan teknis, pengawalan budidaya, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman. Peran mereka sangat menentukan dalam menjaga produktivitas pertanian dan stabilitas pangan daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  'Ngamen' ke Jakarta, Bupati Kuningan Dapat Bantuan Rp3 Miliar untuk Petani

Sederet penghargaan tingkat Provinsi
tahun 2025 juga menjadi tahun penuh capaian bagi Diskatan Kabupaten Kuningan. Sejumlah penghargaan berhasil diraih di tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan inovasi yang dilakukan.

Pada ajang Anugerah Ketahanan Pangan Award Jawa Barat 2025, Diskatan Kabupaten Kuningan berhasil meraih Kategori Gerakan Pangan Murah (GPM) Harapan I serta Neraca Pangan Terbaik Harapan II.

Prestasi lainnya diraih dalam Penghargaan Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Jawa Barat 2025, di antaranya Wildan, petani muda Kuningan, yang meraih Juara I Regenerasi Petani Inovatif dan Berdaya Saing, BPP Kecamatan Cilimus sebagai Juara II Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi, serta Muhammad Iskhaq Juarsa, penyuluh pertanian Diskatan Kabupaten Kuningan, yang meraih Juara I Penyuluh ASN Berprestasi.

Tak hanya itu, KTNA Kabupaten Kuningan juga mencatatkan prestasi dengan meraih Juara III Lomba Asah Terampil pada ajang KTNA Jawa Barat 2025.

Secara personal, Wahyu Hidayah, turut menerima penghargaan “Tokoh Tani Modern” pada ajang IJTI Cirebon Raya Award 2025, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Penghargaan yang kita terima bukan tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari kerja yang dilakukan secara konsisten dan berorientasi pada pelayanan publik. Ini adalah prestasi kolektif seluruh jajaran Diskatan,” ujar Wahyu.

Memasuki tahun 2026, Wahyu mengajak seluruh jajaran Diskatan untuk terus memperkuat soliditas, meningkatkan kinerja yang lebih terukur dan berdampak, serta memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan budaya kerja yang saling menghargai sebagai fondasi organisasi yang profesional dan berkelanjutan.

Kegiatan refleksi akhir tahun ditutup dengan makan bersama seluruh pegawai dan anggota DWP Diskatan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, sekaligus peneguhan optimisme menyongsong Tahun 2026 guna mendukung visi Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi dan Wakil Bupati Tuti Andriani SH MKn, yakni Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, LEStari, Agamis, dan Tangguh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *