‘Ngamen’ ke Jakarta, Bupati Kuningan Dapat Bantuan Rp3 Miliar untuk Petani

'Ngamen' ke Jakarta, Bupati Kuningan Dapat Bantuan Rp3 Miliar untuk Petani
Petani sedang membajak sawah dengan menggunakan mesin traktor. (Foto: ilustrasi/net)
April 30, 2025 95 Dilihat

Siwindu.com – Langkah nyata Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam memperjuangkan nasib petani akhirnya membuahkan hasil besar. Dalam kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (30/4/2025), Bupati sukses mengamankan bantuan senilai lebih dari Rp3 miliar untuk sektor pertanian Kuningan.

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Wahyu Hidayah serta jajaran, audiensi tersebut disambut langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat sinergi, sejalan dengan komitmen pemerintah pusat membangun ketahanan pangan nasional.

Bantuan yang diperoleh bukan sekadar janji. Pemerintah pusat memberikan dukungan dalam bentuk barang yang langsung menyentuh kebutuhan dasar petani.

Bantuan tersebut meliputi 5 unit traktor untuk mempercepat mekanisasi, benih jagung untuk lahan 1.000 hektare, benih padi untuk lahan 1.000 hektare, dan pompa air dan hand sprayer untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan air dan perlindungan tanaman. Semua bantuan akan disalurkan langsung kepada kelompok tani, memastikan petani merasakan dampaknya secara langsung.

Menurut Wahyu Hidayah, hasil ini tidak lepas dari peran aktif dan kepemimpinan Bupati yang terjun langsung menyuarakan kebutuhan daerah.

“Ini bukan kunjungan biasa. Ini bentuk keberanian dan tanggung jawab Bupati dalam membela kepentingan petani. Beliau tidak hanya bicara, tapi bertindak nyata,” ungkap Wahyu.

Bupati Dian sendiri menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ketahanan pangan daerah.

“Kami tidak datang ke Jakarta untuk seremonial. Ini perjuangan untuk membawa pulang hasil bagi rakyat. Bantuan ini akan kami kelola dengan transparan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, Bupati juga tengah menyiapkan usulan strategis pembangunan jaringan irigasi ke Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR.

Baca Juga:  Update Harga Pangan Kuningan, Beberapa Komoditas Mengalami Kenaikan, Cabai Masih jadi Penyumbang Gejolak

“Air adalah nyawa pertanian. Tanpa irigasi yang baik, petani kesulitan berkembang. Saya siap mengetuk semua pintu agar petani Kuningan tidak hanya bertahan, tapi maju,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *